Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta Gandeng ICP Kembangkan Blockchain

Kamis, 22 Agustus 2024 - 15:45 WIB
loading...
Universitas Nahdlatul...
Rektor UNU Yogyakarta Widya Pryiahita Pudjibudojo di sela Bali Crypto Week 2024 di Kuta, Bali, Kamis (22/8/2024). Foto/Ist
A A A
DENPASAR - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta menggandeng perusahaan teknologi terkemuka dari Swiss, Internet Computer Protocol (ICP) untuk mengembangkan blockchain.

Kerjasama itu dimatangkan Rektor UNU Yogyakarta Widya Pryiahita Pudjibudojo dan pemimpin ICP Hub Indonesia Bruno Calabretta di sela even Bali Crypto Week 2024 di Kuta Utara, Bali, Kamis (22/8/2024).

Baca juga: UNU Yogya dan MBZ UH Sepakati Pembangunan Kampus MBZ College for Future Studies

"Mahasiswa merupakan populasi muda yang sudah akrab dengan teknologi. Model regional seperti ini yang akan membentuk teknologi dunia," kata Bruno kepada wartawan.

Dia memaparkan, saat ini ada 75 universitas dan 75 SMU yang digandeng dalam program Indonesia On-Chain. Mereka akan diberikan edukasi guna mengenal teknologi blockchain, artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sampai kewirausahaan.

Edukasi ini diberikan dengan gratis dan dapat diakses mahasiswa dan pelajar secara online dalam bahasa Indonesia. Materi pelatihannya salah satunya mendevelop blockchain sehingga akan tercipta banyak enterpreneur di Indonesia.

"Kerjasama dengan mahasiswa dan pelajar agar anak belajar blockchain hingga AI. Kami akan membackup pendidikannya sampai mereka mendapat sertifikat yang diakui dunia," ujar Bruno.

Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Soegito Perintahkan Luhut Pandjaitan Cari Makanan saat Peristiwa Malari

Rektor UNU Yogyakarta Widya Pryiahita Pudjibudojo mengatakan, kampusnya sudah menggunakan teknologi blockchain untuk autentikasi ijazah perguruan tinggi.

"Saat ini kita sedang matangkan manajemen kampus dibangun di atas blockchain," ungkap Pudjibudojo.

Guna menerapkan manajemen universitas berbasis teknologi blockchain, Pudjibudojo mengatakan dalam waktu dekat akan didirikan blockchain center dan blockchain akademi di kampusnya.

"Insya Allah bulan depan kita launching dan mulai mengadakan pelatihan, bukan hanya untuk mahasiswa, tapi masyarakat juga bisa ikut gabung," imbuh dia.

UNU Yogyakarta sempat mencuri perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan gedung kampus di dekat jalur ring road Yogyakarta ini, awal tahun ini.

Jokowi sempat dibikin terperanjat melihat kegiatan di UNU Yogyakarta. Pembelajaran yang dilakukan sudah mengenai teknologi masa depan, bisnis dan investasi.

"Tadi saya juga kaget melihat ada yang belajar robotik. Belok ke sebelah kanan ada yang lagi belajar bitcoin, belok ke kiri ada yang belajar reksadana, saham serta investasi. Waduh ini betul-betul lompatan," kata Jokowi saat itu.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
KSPSI dan KOWAJA Kerja...
KSPSI dan KOWAJA Kerja Sama Pengadaan Beras bagi Pekerja Jakarta dan Sekitarnya
Bali Blockchain Summit...
Bali Blockchain Summit 2025: Forum Strategis Perkuat Fondasi Kedaulatan Data dan Kepercayaan
Perkuat Seleksi Bintara...
Perkuat Seleksi Bintara Kompetensi Khusus, Polda Bengkulu Kerja Sama dengan 4 Dinas Provinsi
HNI Rayakan Milad Ke-13...
HNI Rayakan Milad Ke-13 di Bogor, Gaungkan Semangat Kolaborasi Jayakan Negeri
Pengusaha Muda asal...
Pengusaha Muda asal Lampung Ini Raup Miliaran Rupiah lewat Inovasi Digital
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Rekomendasi
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved