alexametrics

328.724 Hektare Lahan di Indonesia Terbakar, Riau dan Kalteng Terbanyak

loading...
328.724 Hektare Lahan di Indonesia Terbakar, Riau dan Kalteng Terbanyak
Konferensi pers mengenai karhutla di Gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (14/9/2019). Foto/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A+ A-
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo membeberkan data terbaru kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

"Total luas lahan yang terbakar di seluruh wilayah Indonesia dari bulan Januari-Agustus 2019 mencari 328.724 hektare (Ha)," kata Doni dalam konferensi persnya di Graha BNPB, Sabtu (14/9/2019).

Adapun rincian jumlah lahan yang terbakar antara lain; Riau 49.266 Ha; Kalimantan Tengah (Kalteng) 44.769 Ha; Kalimantan Barat (Kalbar) 25.900 Ha, Kalimantan Selatan (Kalsel) 19.490 Ha; Sumatera Selatan (Sumsel) 11.826 Ha; dan Jambi 11.022 Ha.



"Di Indonesia tercatat ada 4.012 titik panas yang tersebar antara lain di Riau 88 titik panas, Jambi 287 titik panas, Sumsel 367 titik panas, Kalbar 431 titik panas, Kalteng 1.651 dan Kalsel 278 titik panas serta Gunung Merbabu," jelasnya.

Beberapa upaya yang telah dilakukan BNPB antara lain melakukan pemantauan titik panas (hotspot), jarak pandang, kualitas udara dan keberadaan asap setiap hari.

"Kami telah mengerahkan 9.072 personel gabungan ke 6 provinsi (Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan) masing-masing 1.512 personel. Kami juga melakukan hujan buatan (TMC), melakukan penegakan hukum dan memberi pengetahuan kepada masyarakat supaya tidak membakar lahan dan hutan," tuturnya. (Baca Juga: Inilah Kriteria Bupati dan Wali Kota dalam Menghadapi Karhutla)
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak