Enggak Masalah Punya Banyak Lawan di Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil Bicara Garis Tangan

Selasa, 20 Agustus 2024 - 16:12 WIB
loading...
Enggak Masalah Punya...
Bakal Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil (RK) menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah harus dihormati. Foto/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Bakal Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil (RK) menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah harus dihormati. Mantan Gubernur Jawa Barat ini pun tak masalah jika banyak calon yang bakal bertarung di Pilkada Jakarta 2024.

Dengan banyaknya pilihan calon kepala daerah (cakada), ia menilai masyarakat yang diuntungkan. “Kalau itu bisa membuat lebih banyak lagi calon-calon pilkada di seluruh Indonesia termasuk di Jakarta, yang diuntungkan adalah warga. Karena kan warga akan disuguhi oleh adu gagasan," ujar RK sebelum Munas XI Golkar, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Mantan Wali Kota Bandung itu pun menilai makin banyak gagasan yang solutif atas permasalahan di Jakarta jika banyak calon gubernur yang bertarung. “Saya tidak masalah karena dengan banyak sedikit pun selama itu sesuai aturan tentunya itu harus dilakoni," tutur pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

Baca juga: PDIP Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta? Hasto: Tunggu Tanggal Mainnya



Lantas, RK pun menyinggung pengalamannya yang pernah mengikuti Pilkada Bandung dan Pilgub Jawa Barat beberapa waktu lalu. "Waktu Wali Kota Bandung saya delapan pasang, banyak sekali ada independennya juga. Waktu Pilgub Jawa Barat 4 pasang juga enggak ada masalah," ucap RK.

"Nah di Jakarta dengan dinamikanya mau sedikit maupun banyak, tentunya kita melihat hasil akhir di pendaftaran. Setelahnya yang penting guyub solutif jangan ada caci maki ada hal-hal negatif anggap pilkada itu adalah sebuah pesta demokrasi," ucap RK.

Bagi RK, terpilihnya menjadi kepala daerah merupakan takdir Tuhan. Bila hasilnya terpilih ataupun tidak, menurutnya, senantiasa harus beradaptapsi. Pasalnya, kata RK, kekuasaan bukanlah segalanya.

"Jadi tidaknya itu garis tangan takdir Allah. Kalau berhasil kita beradaptasi, kalau tidak berhasil kita juga beradaptasi tugasnya itu. Kekuasaan bukanlah segalanya," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
Rekomendasi
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Berita Terkini
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Infografis
Ridwan Kamil Wajibkan...
Ridwan Kamil Wajibkan Kendaraan Dinas Mobil-Motor Listrik di 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved