Satpam Pegadaian di Ciledug Merampok Pakai Pistol Mainan
Selasa, 25 Agustus 2020 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Setelah melumpuhkan beberapa karyawan, pelaku kabur membawa lari sebanyak 21 ponsel genggam dan satu unit laptop. Aksi pelaku ini terekam kamera CCTV. (Baca juga: Nekat Rampok HP, Pengangguran Babak Belur Dihajar Warga)
"Berdasarkan keterangan dari para saksi dan rekaman CCTV, pelaku teridentifikasi identitasnya. Dia adalah Abu bakar, satpam kantor Pegadaian cabang Ciledug. Butuh 5 hari untuk menangkap pelaku," ungkapnya.
Pelaku ditangkap di tempat sembunyinya di Kampung Benda, Kresek, Kabupaten Tangerang. Saat ditangkap, pelaku melawan dan petugas terpaksa menembak kakinya.
Sementara itu, Abu Bakar mengaku nekat melakukan aksinya karena merasa sakit hati. Saat ingin meminjam uang tidak diberikan oleh atasannya. Gelap mata, dia lalu merencanakan perampokan.
"Ya, terpaksa. Saya merasa sakit hati, karena atasan saya tidak mau meminjamkan uang untuk berobat ibu saya. Tetapi sekarang saya menyesal. Keuntungan hasil merampok hanya Rp900 ribu. Sudah habis," pungkasnya.
"Berdasarkan keterangan dari para saksi dan rekaman CCTV, pelaku teridentifikasi identitasnya. Dia adalah Abu bakar, satpam kantor Pegadaian cabang Ciledug. Butuh 5 hari untuk menangkap pelaku," ungkapnya.
Pelaku ditangkap di tempat sembunyinya di Kampung Benda, Kresek, Kabupaten Tangerang. Saat ditangkap, pelaku melawan dan petugas terpaksa menembak kakinya.
Sementara itu, Abu Bakar mengaku nekat melakukan aksinya karena merasa sakit hati. Saat ingin meminjam uang tidak diberikan oleh atasannya. Gelap mata, dia lalu merencanakan perampokan.
"Ya, terpaksa. Saya merasa sakit hati, karena atasan saya tidak mau meminjamkan uang untuk berobat ibu saya. Tetapi sekarang saya menyesal. Keuntungan hasil merampok hanya Rp900 ribu. Sudah habis," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :