Banyak Masalah, Kinerja Dinas Kesehatan Bulukumba Disoroti
Selasa, 25 Agustus 2020 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
"Jika tidak ada penyelesaian, kami dari komisi D mengusulkan ke fraksi untuk pembentukan Pansus, berarti kan naik tingkatannya," paparnya.
Pihaknya sementara menunggu rekap data dari Puskemas yang memiliki masalah, hal itu untuk memudahkannya diproses lebih lanjut.
Selain itu, Fraksi PKB juga meminta Pemkab untuk mengevaluasi Dinkes Bulukumba dari beberapa kasus yang terjadi, termasuk diantaranya Biaya Operasional Kesehatan (BOK) dan Non Kapitasi.
"Kami minta evaluasi Dinas Kesehatan biar tidak terulang kembali masalah yang sama, tapi Bupati maunya biarkan dulu berjalan proses hukum," jelas Legistator Fraksi PKB ini.
Sementara itu, Legislator Golkar Bulukumba, Juandy Tandean, mencurigai horor tenaga PSC Bulukumba diduga disunat. Kecurigaan itu muncul karena anggaran makan minum pegawai PSC Bulukumba, telah dicairkan 100 persen oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).
"Kami telah konfirmasi langsung kepada salah satu pegawai di PSC ternyata selama 6 bulan di tahun 2019 itu tidak terbayarkan," jelasnya.
Pihaknya sementara menunggu rekap data dari Puskemas yang memiliki masalah, hal itu untuk memudahkannya diproses lebih lanjut.
Selain itu, Fraksi PKB juga meminta Pemkab untuk mengevaluasi Dinkes Bulukumba dari beberapa kasus yang terjadi, termasuk diantaranya Biaya Operasional Kesehatan (BOK) dan Non Kapitasi.
"Kami minta evaluasi Dinas Kesehatan biar tidak terulang kembali masalah yang sama, tapi Bupati maunya biarkan dulu berjalan proses hukum," jelas Legistator Fraksi PKB ini.
Sementara itu, Legislator Golkar Bulukumba, Juandy Tandean, mencurigai horor tenaga PSC Bulukumba diduga disunat. Kecurigaan itu muncul karena anggaran makan minum pegawai PSC Bulukumba, telah dicairkan 100 persen oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).
"Kami telah konfirmasi langsung kepada salah satu pegawai di PSC ternyata selama 6 bulan di tahun 2019 itu tidak terbayarkan," jelasnya.
Lihat Juga :