Tutup Pekan QRIS Nasional, BI Jakarta: Ekosistem Digital Dibuat Merata
Senin, 19 Agustus 2024 - 14:22 WIB
loading...
Penutupan Pekan QRIS Nasional (PQN) saat acara Nyala Festival OCBC di PIM 3 Jakarta Selatan, Minggu (18/8/2024). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Ekosistem digital Jakarta untuk transaksi keuangan dinilai telah merata. Meski demikian, Bank Indonesia perwakilan DKI Jakarta akan terus merangsang agar masyarakat mulai beralih dari konvensional menuju digital.
Hal itu diungkapkan Deputi Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Musni Hardi K Atmaja saat menutup Pekan QRIS Nasional (PQN) yang diselenggarakan sejak 12-18 Agustus 2024.
Selama penyelenggaraan PQN telah memberikan multiplier effect dan literasi digital masyarakat Jakarta. "Kami mengapresiasi sejumlah pihak dalam penyelenggaraan berbagai event yang sejalan dengan Pekan QRIS Nasional," ujar Musni di acara Nyala Festival OCBC di PIM 3 Jakarta Selatan, Minggu (18/8/2024).
Untuk memeriahkan PQN, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jakarta telah bersinergi dengan sejumlah pihak mulai dari perbankan, lembaga atau instansi, BUMD, pelaku usaha, Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) baik bank maupun non-bank untuk melakukan transaksi menggunakan QRIS.
Kegiatan itu disambut baik masyarakat dengan terlihat penggunaan QRIS yang meningkat sehingga potensi mendorong digital urban tourism Jakarta kian tercermin.
Hal itu diungkapkan Deputi Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Musni Hardi K Atmaja saat menutup Pekan QRIS Nasional (PQN) yang diselenggarakan sejak 12-18 Agustus 2024.
Selama penyelenggaraan PQN telah memberikan multiplier effect dan literasi digital masyarakat Jakarta. "Kami mengapresiasi sejumlah pihak dalam penyelenggaraan berbagai event yang sejalan dengan Pekan QRIS Nasional," ujar Musni di acara Nyala Festival OCBC di PIM 3 Jakarta Selatan, Minggu (18/8/2024).
Untuk memeriahkan PQN, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jakarta telah bersinergi dengan sejumlah pihak mulai dari perbankan, lembaga atau instansi, BUMD, pelaku usaha, Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) baik bank maupun non-bank untuk melakukan transaksi menggunakan QRIS.
Kegiatan itu disambut baik masyarakat dengan terlihat penggunaan QRIS yang meningkat sehingga potensi mendorong digital urban tourism Jakarta kian tercermin.
Lihat Juga :