alexametrics

Tak Bisa Melihat, Remaja Pecandu Game Online Periksa ke Dokter Mata

loading...
Tak Bisa Melihat, Remaja Pecandu Game Online Periksa ke Dokter Mata
Surya Utama (19) remaja asal Asahan, Sumatera Utara pecandu game online hingga mengakibatkan tidak bisa melihat, Selasa (10/9/2019) akhirnya melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Mata, Medan Eye Center, Medan, Sumatera Utara. Foto iNews TV/Ahmad RN
A+ A-
MEDAN - Surya Utama (19) remaja asal Asahan, Sumatera Utara pecandu game online hingga mengakibatkan tidak bisa melihat, Selasa (10/9/2019) akhirnya melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Mata, Medan Eye Center, Jalan Iskandar Muda, Medan, Sumatera Utara. (Baca: Remaja asal Asahan Mengalami Kebutaan Gara-gara Kecanduan Main Ponsel dan Game Online 5 Jam Sehari)

Surya menceritakan, gangguan penglihatannya ini dirasakan sejak bulan Ramadhan silam, dimana awalnya penglihatannya kabur dan matanya mengalami kemerahan sehingga semakin hari semakin rabun dan sekarang sama sekali tidak dapat melihat.

Remaja ini menceritakan dia telah bermain game online dari handphonenya selama lima jam setiap malam hari. Menurutnya akibat kebiasaannya ini yang menjadikan matanya tidak dapat melihat.

Saat ini Surya hanya dapat merasakan cahaya terang saja dan itupun hanya di matanya yang sebelah kiri saja. Untuk melihat yang lainnya matanya sudah tidak bisa lagi.

Surya yang ditemani kedua orang tuanya pun sudah melakukan kontrol sebanyak lima kali di Rumah Sakit Medan Eye Center, Jalan Iskandar Muda, Medan, Sumatera Utara.

Selama ini Surya tidak berikan obat khusus oleh dokter hanya diberikan obat tetes saja dan tidak berpengaruh terhadap kesembuhan matanya.

Tim dokter juga masih melakukan observasi terhadap penyakit yang diderita Surya ini apakah bermain game online merupakan penyebab utama hilangnya penglihatan Surya ini.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak