Urban Farming di Lahan Tidur, Stabilisasi Ekonomi dan Sosial

Kamis, 15 Agustus 2024 - 16:37 WIB
loading...
A A A
Lahan urban farming disiapkan oleh Dandim 0508/Depok, lalu ditanami bersama unsur masyarakat sekitar, komunitas tani perkotaan serta TNI.

"Urban Farming yang dilakukan oleh seluruh Dandim jajaran Kodam Jaya untuk mencari lahan kosong, mencari lahan non produktif yang bisa dimanfaatkan dengan komoditi berdurasi singkat, yakni tanaman cabai, bawang merah dan sayuran serta yang lainnya untuk bisa memberikan peningkatan taraf hidup masyarakat, dan yang lebih penting mencoba mengurangi penyakit sosial masyarakat," kata Pangdam JayaMayjen TNI Mohamad Hasan.

Depok dipilih sebagai salah satu lokasi utama program urban farming karena dianggap memiliki potensi yang unik. Menurut Mayjen Hasan, kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mengurangi potensi kerawanan di wilayah tersebut.

Berkat komitmen kuat berbagai unsur tadi, lahan urban farming yang berada di antara mal dan jalan tol, kini berhasil diubah menjadi lahan pertanian produktif meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti ketersediaan air dan kondisi tanah yang kering. Panen perdana ini menandai keberhasilan program urban farming di Depok yang diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengapresiasi inisiasi urban farming di lahan-lahan tidur Kota Depok. “Program ini tidak hanya membantu mengatasi masalah kriminalitas di wilayah tersebut, tetapi juga menghasilkan produksi bawang merah yang cukup signifikan,” tuturnya.

Baca Juga: Inovasi Urban Farming dengan Teknologi Internet ala Mahasiswa Universitas Pertamina

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) serta dukungan teknologi dari SMK setempat turut berperan dalam pengembangan urban farming ini.

“Selain itu, program ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, terutama mereka yang memiliki keahlian di bidang pertanian,” tambah Imam.

Pendiri Komunitas Kampung Kita Depok (K3D) Sungkowo Pujo Dinomo turut mengapresiasi transformasi kawasan Jalan Juanda yang sebelumnya dikenal sebagai sarang kejahatan menjadi lahan pertanian perkotaan yang produktif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Kementan Tetapkan Harga...
Kementan Tetapkan Harga Acuan Telur Ayam Ras Rp24.000/Kg
Rekomendasi
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved