Jadi Korban KDRT, Cut Intan Nabila dan Anaknya Akan Dapat Pendampingan Kementerian PPPA

Rabu, 14 Agustus 2024 - 13:42 WIB
loading...
Jadi Korban KDRT, Cut...
Kementerian PPPA akan memberikan pendampingan kepada Cut Intan Nabila usai mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya, Armor Toreador. Foto/ Isntagram Cut Intan Nabila
A A A
BOGOR - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) akan memberikan pendampingan kepada Cut Intan Nabila usai mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya, Armor Toreador. Pihaknya akan melakukan assessment untuk mengetahui kebutuhan korban.

"Jadi tentunya pertama-tama kami harus melakukan assessment kebutuhan korban seperti apa, dan kemudian kita lihat bahwa ketika ternyata korban saat ini masih trauma masih shock dan tentunya kami bekerja sama dengan P2TP2A Kabupaten Bogor akan melakukan pendampingan psikologis dan juga ketika dibutuhkan dengan psikiater," ujar Asisten Deputi Pelayanan Perempuan Korban Kekerasan Kementerian PPPA Rahmawati di Polres Bogor, Rabu (14/8/2024).

"Tadi saya dinformasikan juga dari dinas P2TP2A bahwa psikiater juga sudah tersedia, psikologis klinis juga sudah di sini, dan tentunya ini akan tindaklanjuti sesuai hasil assessment," sambungnya.

Adapun kondisi dari Intan masih sangat syok atas kejadian yang menimpanya. Sehingga, pihaknya masih belum mendapatkan informasi secara detail dari Intan terkait kekerasan yang dialaminya.

"Masih trauma, masih shock. Sehingga kemarin memang yang kita sampaikan oleh Kapolres bahwa masih belum bisa mendapatkan informasi secara detail dari korban karena korban memang butuh menenangkan diri," ungkap Rahmawati.

Senada, Asisten Deputi Pelayanan Anak yang memerlukan Perlindungan Khusus Kementerian PPPA, Atwirlany Ritonga mengatakan pihaknya juga akan melakukan pendampingan terhadap tiga anak korban.

"Tiga anak (korban) ini hari ini kebetulan kita jadwalkan untuk datang ke rumah keluarga, mudah-mudahan nanti prosesnya mulus. Nanti proses ini akan dilakukan untuk mengidentifikasi fisik dan kondisi psikis dan juga pemetaan terhadap lingkungan keluarga dan lingkungan sosial terhadap tumbuh kembang tiga anak," papar Atwirlanny.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan ART Gugat Erin...
Mantan ART Gugat Erin Wartia Rp1 Miliar, Ungkap Alasan di Baliknya
Erin Wartia Buka Suara...
Erin Wartia Buka Suara soal Ajakan Damai Mantan ART, Singgung Gugatan Rp1,1 Miliar
Babak Baru Kasus Dugaan...
Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Wartia, Herawati Bawa Bukti ke Polisi
Rekomendasi
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved