Polisi Sebut Ada Sejumlah Terduga Pelaku Kasus Malapraktik Sedot Lemak di Depok
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 14:43 WIB
loading...
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana menyebut ada sejumlah terduga pelaku kasus malapraktik sedot lemak di Depok. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polisi ungkap ada sejumlah terduga pelaku dalam kasus malapraktik sedot lemak yang menewaskan selebgram asal Medan berinisial ENS (30) di Klinik Kecantikan WSJ Beauty, Beji, Depok beberapa waktu lalu.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pihaknya masih menunggu hasil autopsi dan sidang yang akan dilakukan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI).
"Sementara ini kalau bicara terduga tentu ada beberapa ya karena ada dokter yang melakukan operasi sedot lemak, pihak yang memperkerjakan, sesuai dengan Undang-Undang No.17 2023 tentang kesehatan," kata Arya, Jumat (9/8/2024).
Baca juga: Telah Periksa Suami Pemilik Klinik WSJ, Polisi Terus Lanjutkan Penyidikan
"Memang diatur yang memperkerjakan ada pidananya kalau memperkerjakan dokter yang enggak memiliki izin praktik, dokter juga yang melakukan tindakan medis tanpa izin praktik itu juga dikenakan pidana. Namun, semua itu harus menunggu hasil sidang dari Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran," tambahnya.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pihaknya masih menunggu hasil autopsi dan sidang yang akan dilakukan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI).
"Sementara ini kalau bicara terduga tentu ada beberapa ya karena ada dokter yang melakukan operasi sedot lemak, pihak yang memperkerjakan, sesuai dengan Undang-Undang No.17 2023 tentang kesehatan," kata Arya, Jumat (9/8/2024).
Baca juga: Telah Periksa Suami Pemilik Klinik WSJ, Polisi Terus Lanjutkan Penyidikan
"Memang diatur yang memperkerjakan ada pidananya kalau memperkerjakan dokter yang enggak memiliki izin praktik, dokter juga yang melakukan tindakan medis tanpa izin praktik itu juga dikenakan pidana. Namun, semua itu harus menunggu hasil sidang dari Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran," tambahnya.
Lihat Juga :