Calon Paskibraka Tingkat Kabupaten dan Provinsi Diseleksi Via Online
Sabtu, 02 Mei 2020 - 08:47 WIB
loading...
Seleksi calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten/kota hingga provinsi Sulsel 2020 dipastikan tetap dilaksanakan. Foto : Okezone/Doc
A
A
A
MAKASSAR - Seleksi calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten/kota hingga provinsi Sulsel 2020 dipastikan tetap dilaksanakan. Meski di tengah wabah Covid-19, proses seleksi akan terus berjalan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Andi Arwin Azis mengatakan, hingga saat ini belum ada petunjuk teknis (juknis) dari Kemenpora untuk membatalkan seleksi itu. Untuk itu tiap instansi kabupaten/kota diminta mempersiapkan prosesnya.
Baca : Wabah Belum Reda, Sejumlah Event Olahraga Sulsel Terganggu Akibat Corona
"Kegiatan paskibraka, seleksi dan lemusatan pelatihan paskibraka itu masih tetap berjalan. Mengingat pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpora itu masih belumm ada juknisnya untuk membatalkan kegiatan ini," tegas Arwin yang dihubungi SINDOnews.
Lanjut Dia, Kemenpora sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan seleksi paskibraka yang menekankan pelaksanaannya tetap mempedomani atau menerapkan protokol kewaspadaan pencegahan wabah Covid-19.
Dengan kondisi saat ini, maka seleksi calon paskibraka memanfaatkan sistem teknologi informasi. Dalam hal ini menggunakan aplikasi secara daring (online). Kalaupun ada tahapan seleksi yang mengharuskan tatap muka, maka akan diterapkan protokol penanganan pencegahan Covid-19 secara ketat.
Baca Juga : Rekomendasi Tim Audit: Bangunan Stadion Mattoanging Harus Dibongkar Total
"Protokol penanganan pencegahan Covid-19 tetap dilakukan secara ketat. Dengan proses seleksi itu dilakukan secara online atau daring memanfaatkan aplikasi-aplikasi yang ada. Jadi ada beberapa yang memang proses seleksi yang dilakukan secara online," tandasnya.
Arwin mengaku, tahapan seleksi calon paskibraka akan dimulai di tingkat kabupaten/kota. Dokumen administrasi para bakal calon yang akan mendaftar, sebisa mungkin disiapkan dan dikirim lewat online yang disediakan tiap instansi daerah nantinya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Andi Arwin Azis mengatakan, hingga saat ini belum ada petunjuk teknis (juknis) dari Kemenpora untuk membatalkan seleksi itu. Untuk itu tiap instansi kabupaten/kota diminta mempersiapkan prosesnya.
Baca : Wabah Belum Reda, Sejumlah Event Olahraga Sulsel Terganggu Akibat Corona
"Kegiatan paskibraka, seleksi dan lemusatan pelatihan paskibraka itu masih tetap berjalan. Mengingat pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpora itu masih belumm ada juknisnya untuk membatalkan kegiatan ini," tegas Arwin yang dihubungi SINDOnews.
Lanjut Dia, Kemenpora sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan seleksi paskibraka yang menekankan pelaksanaannya tetap mempedomani atau menerapkan protokol kewaspadaan pencegahan wabah Covid-19.
Dengan kondisi saat ini, maka seleksi calon paskibraka memanfaatkan sistem teknologi informasi. Dalam hal ini menggunakan aplikasi secara daring (online). Kalaupun ada tahapan seleksi yang mengharuskan tatap muka, maka akan diterapkan protokol penanganan pencegahan Covid-19 secara ketat.
Baca Juga : Rekomendasi Tim Audit: Bangunan Stadion Mattoanging Harus Dibongkar Total
"Protokol penanganan pencegahan Covid-19 tetap dilakukan secara ketat. Dengan proses seleksi itu dilakukan secara online atau daring memanfaatkan aplikasi-aplikasi yang ada. Jadi ada beberapa yang memang proses seleksi yang dilakukan secara online," tandasnya.
Arwin mengaku, tahapan seleksi calon paskibraka akan dimulai di tingkat kabupaten/kota. Dokumen administrasi para bakal calon yang akan mendaftar, sebisa mungkin disiapkan dan dikirim lewat online yang disediakan tiap instansi daerah nantinya.
Lihat Juga :