Kerabat Lihat Gelagat Tak Wajar Ibu Banting Anaknya di Jagakarsa hingga Tewas

Rabu, 07 Agustus 2024 - 11:28 WIB
loading...
Kerabat Lihat Gelagat...
Kerabat anak yang dibanting ibunya, Andrea (47) sudah melihat gelagat ibu rumah tangga, TY yang tega membanting anaknya hingga tewas di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kerabat anak yang dibanting ibunya , Andrea (47) sudah melihat gelagat ibu rumah tangga, TY yang tega membanting anaknya hingga tewas di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Sebelum peristiwa terjadi, TY sudah memiliki gelagat tak wajar.

"Dia di kamar (kerap) menyendiri, pintu tidak dibuka, padahal anaknya nangis terus. Kadang-kadang, tiap mau menjelang maghrib ngoceh-ngoceh tidak jelas, ngatain mertuanya yang tidak-tidak," ujarnya pada wartawan, Rabu (7/8/2024).

Baca juga: Ayah Anak yang Dibanting Ibunya di Jagakarsa Terjerat Kasus Penggelapan

Menurutnya, TY sejatinya kerap berteriak membutuhkan pampers ataupun susu, yang mana keluarganya lantas memberikannya untuk anaknya. Anak AK sejatinya selalu berada di dalam kamarnya, TY sendiri keluar kamar hanya saat hendak mandi dan mencuci saja.

"Jadi setelah beberapa hari belakangan ini, jadi timbul lah, mungkin obatnya beliau kurang. Pas kejadian hari H kemarin, mulai tuh, mungkin agak ngeblank, tiba-tiba menjelang maghrib anaknya sudah dianiaya dalam kamar, dibanting, diinjak sampai memar," tuturnya.

Dia menambahkan keluarga saat tahu hal itu lantas melarikan sang anak ke rumah sakit dan sempat berada di IGD. Hanya saja, pihak rumah sakit enggan menolong anak tersebut lantaran menggunakan BPJS.

"Di ruangan IGD, tidak bisa ditindak, alasannya kekerasan, BPJS tidak berlaku, malah diminta uang Rp20 juta, setelah ada uang Rp20 juta baru ditindak. Alasannya BPJS tidak berlaku karena kekerasan," katanya.

Baca juga: Ibu Banting Anak di Jagakarsa, Keluarga Serahkan Proses Hukum ke Polisi

Ayah si anak, kata dia, tengah berada di Polres Depok sehingga keluarga pun mencoba berkomunikasi dengannya berkaitan peristiwa yang dialami anaknya itu. Di samping itu, pihak keluarga berusaha memikirkan uang tersebut, hanya saja korban sudah lebih dahulu meninggal dunia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Pengembangan Sektor...
Pengembangan Sektor Maritim di Indonesia Butuh Data yang Komprehensif
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved