Polisi Akan Libatkan Saksi Ahli Ungkap Kasus Cium Pipi Kepala Desa Lempong

Senin, 24 Agustus 2020 - 20:20 WIB
loading...
Polisi Akan Libatkan...
Kelompok mahasiswa bersama sejumlah perwakilan masyarakat Desa Lempong menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Wajo, Rabu 22 lalu. Mereka menuntut sanksi tergas terhadap Kepala Desa Lempong yang diduga telah melakukan pelecehan seksual. Foto: S
A A A
WAJO - Penyelidikan dugaan kasus pelecehan seksual Kepala Desa Lempong, Abdul Karim terhadap seorang mahasiswa berinisial AP terus berlanjut. Polisi berencana melibatkan saksi ahli untuk mengungkap kasus ini.

Kasat Reskrim Polres Wajo , AKP Muhammad Warpa mengatakan, sejak kasus ini bergulir, 11 orang saksi telah diperiksa, termasuk korban beserta orang tuanya.

Baca juga: Tak Terima Pipinya Dicium Oknum Kades, Mahasiswi di Wajo Lapor Polisi

Iapun menegaskan, persoalan kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Abdul Karim selaku Kepala Desa Lempong terus berlanjut. Namun, ia mengaku tidak ingin terburu-buru dalam menyimpulkan kasus teraebut.

"Persoalan ini tetap berlanjut, kami tidak mau buru-buru dalam menyimpulkan kasus ini, kami masih butuh periksa beberapa saksi, bisa jadi saksi ahli nantinya juga dilibatkan," ujarnya kepada SINDOnews, Senin (24/8/2020).

Pemeriksaan lanjutan sejumlah saksi-saksi, termasuk menghadirkan saksi ahli dinilai perlu dilakukan pihak kepolisian.

"Kami sudah lakukan gelar perkara, namun kesimpulan, kami masih memerlukan untuk dilakukan penyelidikan lanjutan," pungkasnya.

Baca juga: Kepala Desa yang Cium Pipi Mahasiswi 3 Kali Terancam Dipecat

Sekadar diketahui, dugaan pelecehan seksual Abdul Karim terhadap seorang mahasiswi berinisial AP terungkap pada 16 Juli lalu. AP yang saat itu sedang KKP tidak terima tindakan Abdul Karim yang menurut AP, menciuminya di pipi sebanyak tiga kali.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Rekomendasi
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Infografis
Kasus Demam Berdarah...
Kasus Demam Berdarah Akan Mencapai Rekor Tertinggi Tahun Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved