Filep Wamafma Laporkan Alvarez Kapisa ke Ditreskrimsus Polda Papua Barat
Rabu, 31 Juli 2024 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
“Saya sadar bahwa kritik dari warga negara kepada pejabat politik adalah hal yang wajar. Namun, kali ini adalah hal yang tidak wajar dan menyudutkan nama baik saya secara pribadi,” ujar Filep Wamafma.
Filep menegaskan bahwa kata "OPM" yang dimaksud adalah singkatan dari "Orang Papua Maju" atau "Orang Papua Mandiri," bukan Organisasi Papua Merdeka. Ia menjelaskan bahwa saat sidang paripurna, terjadi deadlock dan chaos karena sikap Ketua DPD RI yang otoriter. Dalam perdebatan tersebut, Ketua DPD menyebut Filep sebagai "pengacau," yang memicu reaksi Filep untuk meminta klarifikasi.
“Namun, Ketua DPD tidak melakukan klarifikasi tetapi menyampaikan permohonan maaf. Oleh sebab itu saya katakan ‘saya ini OPM,’ yang berarti ‘Orang Papua Maju,’ yaitu maju secara pengetahuan dan sebagai wakil rakyat,” tambahnya.
Filep menjelaskan kronologi kejadian secara lengkap agar publik tidak salah paham dan agar Alvarez tidak membuat asumsi yang bisa berujung pada masalah hukum baru. Filep menekankan pentingnya memahami konteks secara menyeluruh sebelum berkomentar.
“Laporan ini penting agar yang bersangkutan bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tidak ada definisi liar dan di luar konteks perdebatan di parlemen,” tutup Filep, menegaskan bahwa pihak-pihak yang menyebarkan hoaks harus diproses secara hukum.
Filep menegaskan bahwa kata "OPM" yang dimaksud adalah singkatan dari "Orang Papua Maju" atau "Orang Papua Mandiri," bukan Organisasi Papua Merdeka. Ia menjelaskan bahwa saat sidang paripurna, terjadi deadlock dan chaos karena sikap Ketua DPD RI yang otoriter. Dalam perdebatan tersebut, Ketua DPD menyebut Filep sebagai "pengacau," yang memicu reaksi Filep untuk meminta klarifikasi.
“Namun, Ketua DPD tidak melakukan klarifikasi tetapi menyampaikan permohonan maaf. Oleh sebab itu saya katakan ‘saya ini OPM,’ yang berarti ‘Orang Papua Maju,’ yaitu maju secara pengetahuan dan sebagai wakil rakyat,” tambahnya.
Filep menjelaskan kronologi kejadian secara lengkap agar publik tidak salah paham dan agar Alvarez tidak membuat asumsi yang bisa berujung pada masalah hukum baru. Filep menekankan pentingnya memahami konteks secara menyeluruh sebelum berkomentar.
“Laporan ini penting agar yang bersangkutan bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tidak ada definisi liar dan di luar konteks perdebatan di parlemen,” tutup Filep, menegaskan bahwa pihak-pihak yang menyebarkan hoaks harus diproses secara hukum.
(hri)
Lihat Juga :