Saling Sinergi, Bank Jatim dan Bank Banten Bahas Kelanjutan Kerja Sama
Jum'at, 26 Juli 2024 - 14:24 WIB
loading...
Bank Banten melakukan kunjungan lanjutan ke Bank Jatim membahas rencana sinegi bisnis dan KUB. Foto/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk ( Bank Banten ) melakukan kunjungan lanjutan ke PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ( Bank Jatim ). Mereka membahas rencana sinegi bisnis dan Kelompok Usaha Bank (KUB) ke depannya.
Diharapkan dari kunjungan tersebut, Bank Jatim maupun Bank Banten bisa saling memberi keuntungan dan manfaat bagi kedua belah pihak. Sebelumnya telah dilakukan penandatanganan Non Disclosure Agreement (NDA) Bank Jatim dengan Bank Banten pada April 2024. Baca juga: UUS Bank Jatim Agresif Dorong Gerakan Haji Muda
Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan, Bank Jatim menyambut baik kunjungan yang dilakukan Bank Banten ini. Selain itu, perseroan juga sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan BPD lain, termasuk Bank Banten.
Hal tersebut dilakukan mengingat kolaborasi adalah faktor paling penting yang harus dilakukan BPD dalam melakukan inovasi dan transformasi agar mampu berkompetisi di industri perbankan . "Kami siap untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam melakukan langkah-langkah strategis, termasuk melakukan aksi korporasi permodalan,” katanya, Jumat (26/7/2024).
Pada triwulan I 2024, aset BJTM tumbuh 4,37% (YoY) atau sebesar Rp100,8 triliun dengan kontribusi dominan dari peningkatan asset produktif. Yaitu penyaluran kredit naik 18,76% (YoY), pengelolaan DPK meningkat 2,34% (YoY), dan pengelolaan aset perseroan menghasilkan pendapatan bunga bersih yang tumbuh 6,44% (YoY).
Diharapkan dari kunjungan tersebut, Bank Jatim maupun Bank Banten bisa saling memberi keuntungan dan manfaat bagi kedua belah pihak. Sebelumnya telah dilakukan penandatanganan Non Disclosure Agreement (NDA) Bank Jatim dengan Bank Banten pada April 2024. Baca juga: UUS Bank Jatim Agresif Dorong Gerakan Haji Muda
Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan, Bank Jatim menyambut baik kunjungan yang dilakukan Bank Banten ini. Selain itu, perseroan juga sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan BPD lain, termasuk Bank Banten.
Hal tersebut dilakukan mengingat kolaborasi adalah faktor paling penting yang harus dilakukan BPD dalam melakukan inovasi dan transformasi agar mampu berkompetisi di industri perbankan . "Kami siap untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam melakukan langkah-langkah strategis, termasuk melakukan aksi korporasi permodalan,” katanya, Jumat (26/7/2024).
Pada triwulan I 2024, aset BJTM tumbuh 4,37% (YoY) atau sebesar Rp100,8 triliun dengan kontribusi dominan dari peningkatan asset produktif. Yaitu penyaluran kredit naik 18,76% (YoY), pengelolaan DPK meningkat 2,34% (YoY), dan pengelolaan aset perseroan menghasilkan pendapatan bunga bersih yang tumbuh 6,44% (YoY).
Lihat Juga :