alexametrics

Banjir Terjang Sulteng, Satu Warga Tewas Terseret Arus

loading...
Banjir Terjang Sulteng, Satu Warga Tewas Terseret Arus
Banjir menerjang sejumlah wilayah di Banggai, Sulawesi Tengah. Foto/SINDOnews.
A+ A-
JAKARTA - Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak awal pekan ini, mengakibatkan sejumlah wilayah hukum Polsek Toili, Banggai, Sulawesi Tengah diterjang banjir.

Banjir dengan ketinggian mencapai 30-50 sentimeter ini menggenangi 10 desa di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Moilong sebanyak 5 desa; Kecamatan. Toili sebanyak 4 desa; dan Kecamatan Toili Barat sebanyak 1 desa.

Sebanyak 1.450 kepala keluarga (KK) terendam banjir. Rinciannya. Kecamatan Moilong sebany7ak 750 KK; Kecamatan Toili 450 KK, dan Kecamatan Toili Barat berjumlah 250 KK. Selain itu, banjir juga membuat dua jembatan mengalami kerusakan sehingga tidak bisa dilewati kendaraan sepeda motor atau mobil.



Kerugian material akibat musibah banjir ini diperkirakan mencapai Rp400 juta. Rinciannya Kecamatan Moilong sebesar Rp200 juta, Kecamatan Toili Rp150 juta dan Kecamatan Toili Barat sebesar Rp50 juta

Kepala BPBD Banggai menyampaikan kondisi pada Kamis 18 Juli pukul 11.54 Wita hujan sudah mulai reda namun air masih menggenangi beberapa perumahan dan akses jalan belum dapat dilalui.

"Kondisi hari ini pukul 07:00 banjir sudah surut dan aktivitas sudah normal kembali. Korban meninggal ada satu orang bernama Wagini,29, warga Desa Bumiharjo, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai," katanya. .

Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 12.15 Wita korban Wagini bermain bersama teman-temannya di area banjir di belakang Desa Bumiharjo. "Saat berenang korban Wagini tidak mampu menahan derasnya arus air sehingga korban hilang terbawa arus. Kemudian teman-teman korban bersama warga Desa mencari korban dan pada sekitar jam 13.15 Wita korban ditemukan tidak jauh dari tempat kerjadian perkara (TKP) dalam keadaan meninggal dunia," katanya.
(sco)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak