Warga Tambun Selatan Tolak Pembongkaran Dua Jembatan untuk Depo LRT Jabodebek
Senin, 24 Agustus 2020 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, kata dia, dalam kegiatan rapat yang digelar tanpa adanya perwakilan dari pihak pelaksana pembangunan. Sehingga, warga menuding pihak terkait tidak menghormati pemerintah setempat."Kami menolak secara tegas, karena itu akses kami menuju jalan raya, apalagi ini akses ketika banjir menerjang," tegasnya. (Baca: Tak Kenakan Masker, Puluhan Orang Terjaring Razia di Kembangan)
Senada dengan Latief, warga lainya yang bernama Hasan menjelaskan, Jembatan 2 Over Pass tersebut merupakan akses penting dan fundamental mengingat kedua jalan utama yang lain kerap kali diterjang banjir dengan ketinggian yang luar biasa, hanya jembatan inilah nafas panjang warga Jatimulya dalam menjalani aktivitas.
"Sebentara lagi mau musim hujan, kalau wilayah Jatimulya banjir sudah pasti akses keluar melalui dua jembatan ini. Jika dibongkar, nanti warga Jatimulya jadi terisolir dan tidak bisa kemana - mana," katanya. Untuk itu, dia meminta PT Adhi Karya untuk mengurungkan niatnya membongkar dua jembatan ini.
Lurah Jatimulya, Charles Mardianus menegaskan, pemerintah telah menyepakati dengan warga untuk menolak penutupan jembatan yang merupakan akses jalan jalur utama warganya tersebut."Semua warga Jatimulya menolak, dan pelaksana LRT agar mencarikan solusi lainya," katanya singkat.
Senada dengan Latief, warga lainya yang bernama Hasan menjelaskan, Jembatan 2 Over Pass tersebut merupakan akses penting dan fundamental mengingat kedua jalan utama yang lain kerap kali diterjang banjir dengan ketinggian yang luar biasa, hanya jembatan inilah nafas panjang warga Jatimulya dalam menjalani aktivitas.
"Sebentara lagi mau musim hujan, kalau wilayah Jatimulya banjir sudah pasti akses keluar melalui dua jembatan ini. Jika dibongkar, nanti warga Jatimulya jadi terisolir dan tidak bisa kemana - mana," katanya. Untuk itu, dia meminta PT Adhi Karya untuk mengurungkan niatnya membongkar dua jembatan ini.
Lurah Jatimulya, Charles Mardianus menegaskan, pemerintah telah menyepakati dengan warga untuk menolak penutupan jembatan yang merupakan akses jalan jalur utama warganya tersebut."Semua warga Jatimulya menolak, dan pelaksana LRT agar mencarikan solusi lainya," katanya singkat.
(hab)
Lihat Juga :