Sopir Ambulans RSUD Sintang Dimutasi usai Turunkan Jenazah Bayi di SPBU
Rabu, 17 Juli 2024 - 11:34 WIB
loading...
Mobil ambulans. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A
A
A
SINTANG - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), ketika seorang sopir ambulans Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Djoen Sintang menurunkan jenazah bayi di sebuah SPBU akibat masalah biaya bahan bakar. Kejadian ini berujung pada pemindahan tugas sopir tersebut.
Direktur RSUD AM Djoen Sintang, Ridwan Pane, mengungkapkan bahwa tindakan tegas telah diambil terhadap sopir ambulans yang berinisial Suardi.
"Penelantaran jenazah ini dilakukan oleh seorang oknum sopir yang bertindak di luar prosedur yang berlaku di rumah sakit," ujar Ridwan dalam pernyataan tertulisnya pada Selasa (16/6/2024).
Atas tindakannya, Suardi dikenai sanksi berupa mutasi jabatan sesuai dengan mekanisme kepegawaian yang berlaku. Selain itu, Suardi juga diwajibkan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media massa atas tindakannya yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Viral! Sopir Ambulans RSUD Sintang Turunkan Jenazah dan Keluarga di Jalan, Gegara Tak Diberi Uang Tambahan
Direktur RSUD AM Djoen Sintang, Ridwan Pane, mengungkapkan bahwa tindakan tegas telah diambil terhadap sopir ambulans yang berinisial Suardi.
"Penelantaran jenazah ini dilakukan oleh seorang oknum sopir yang bertindak di luar prosedur yang berlaku di rumah sakit," ujar Ridwan dalam pernyataan tertulisnya pada Selasa (16/6/2024).
Atas tindakannya, Suardi dikenai sanksi berupa mutasi jabatan sesuai dengan mekanisme kepegawaian yang berlaku. Selain itu, Suardi juga diwajibkan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media massa atas tindakannya yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Viral! Sopir Ambulans RSUD Sintang Turunkan Jenazah dan Keluarga di Jalan, Gegara Tak Diberi Uang Tambahan
Lihat Juga :