alexametrics

BNPB: Konawe Sultra Masih Terendam Banjir Hingga 1 Meter

loading...
BNPB: Konawe Sultra Masih Terendam Banjir Hingga 1 Meter
Hingga hari ini, Kecamatan Pondidaha, Wonggeduku dan Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe, Sultra masih tergenang air ketinggian 30 centimeter-1 meter. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita melaporkan hingga hari ini, Kecamatan Pondidaha, Wonggeduku dan Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe, Sultra masih tergenang air ketinggian 30 centimeter hingga 1 meter.

"Ruas jalan poros Pondidaha masih tergenang sepanjang 3 km yang hanya dapat dilewati mobil truk dan double cabin. Selain itu, dua kecamatan yaitu Routa dan Latoma masih terisolir. Sementara itu, potensi bahaya penyakit akibat banjir teridentifikasi mulai muncul," kata Rita dalam siaran persnya Rabu (19/6/2019).

Tercatat sekitar 5.847 KK atau 22.573 jiwa menjadi korban terdampak banjir yang terjadi di Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Banjir terjadi akibat intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Konawe pra dan pascalebaran yang tinggi.



Hujan menyebabkan debit air di Sungai Konaweeha dan Sungai Lahambuti serta Sungai Rawa Aopa meningkat pada akhirnya mengakibatkan banjir.

"Kami mencatat akibat banjir ini lebih dari 5.000 keluarga menjadi penyintas. Genangan teridentifikasi di 144 desa dan 22 kelurahan pada 24 kecamatan," uangkap Rita.

Rita menjelaskan melihat kondisi daerah yang terisolir, logistik bantuan dilakukan dengan dropping melalui helikopter. BNPB dan Penerbang TNI Angkatan Darat masing-masing mengerahkan 1 unit helikopter untuk menjangkau wilayah seperti Kecamatan Latoma, Pondidaha, dan Wonggeduku. Di samping itu, pendistribusian bantuan juga dilakukan melalui perahu karet.

BPBD setempat juga menyiagakan tim evakuasi serta melalukan pemantauan kondisi terkini. Tim medis dari TRC PB telah melakukan pelayanan kesehatan kepada korban di pos-pos penyintas di kecamatan dan desa. Ketinggian air genangan beragam di beberapa titik.

Sementara itu, kerusakan teridentifikasi mencakup sektor pemukiman, pendidikan, sosial, pertanian, perikanan dan fasilitas umum lain. Rumah terendam tercatat 4.688 unit, rusak berat 192, rusak sedang 513, rusak ringan 575.

"Sedangkan kerusakan sekolah, banjir berdampak pada gedung TK 32 unit, SD 49 unit, dan SMP 14. Pada sektor persawahan, banjir menggenangi lahan sawah seluas 3.246 hektare (ha), lahan jagung 357 ha, dan lainnya 385 ha," jelasnya. (Baca Juga: Korban Banjir di Konawe Mulai Terserang Berbagai Penyakit)
(sms,rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak