Jambret di CFD Jual HP Rampasan Lewat Online, Hasil Dibagi Rata untuk Mabuk-mabukan

Rabu, 03 Juli 2024 - 16:56 WIB
loading...
Jambret di CFD Jual...
Polisi menciduk dua pria berinisial U dan MR, pelaku jambret yang sempat viral di Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polisi menciduk dua pria berinisial U dan MR, pelaku jambret yang sempat viral di Car Free Day (CFD) Sudirman , Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu. Usai melakukan aksinya, para pelaku menjual barang rampasannya melalui online.

“Barang-barang hasil kejahatan oleh para pelaku dijual secara online yang nantinya apabila sudah laku akan dikirim secara COD (Cash on Delivery),” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/7/2024).

Baca juga: Penampakan 2 Jambret CFD Sudirman yang Tertangkap Kamera Fotografer usai Ditangkap Polisi

Wira menjelaskan keuntungan dari hasil kejahatan tersebut dibagi rata sama para pelaku. Uang tersebut dipergunakan untuk mengkonsumsi minuman keras.

“Untuk hasil kejahatannya dibagi rata. Jadi untuk barang bukti yang sudah dijual secara online itu yang handphone VIVO dijual seharga Rp2 juta, sedangkan yang iPhone 15 itu dijual seharga Rp5 juta, yang mana hasilnya dibagi rata oleh para pelaku dan digunakan untuk mohon maaf, konsumsi miras,” jelas dia.

Sebelumnya, polisi menciduk dua pelaku jambret di CFD Sudirman, Jakarta Pusat berinisial U dan MR yang viral di media sosial. Adapun pelaku diketahui merupakan profesional jambret dan sudah 3 kali beraksi.

"Pelaku pencurian atau jambret daerah Jakarta ini mengaku sudah 3 kali melakukan, yakni di Kwitang, Tanah Abang, dan terakhir di CFD Sudirman," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam pada wartawan, Selasa (2/7/2024).

Menurutnya, kedua pelaku jambret tersebut tak memiliki pekerjaan tetap. Pelaku kerap beraksi di kawasan Jakarta Pusat.Baca juga: Jambret HP Viral di CFD Sudirman Sudah 3 Kali Beraksi, Polisi Kejar Penadahnya

"Mereka memang profesional, faktanya sudah ditemukan 3 kali, silakan masyarakat apabila pernah menjadi korban juga untuk melapor. Penyidik pun masih mendalami, termasuk penadahnya," tuturnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Potret Warga Padati...
Potret Warga Padati Car Free Day Palembang
Barang Lelang Hasil...
Barang Lelang Hasil Rampasan Dipamerkan Kejagung di CFD, Ada Ferrari hingga Lukisan Emas
Rekomendasi
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Berita Terkini
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved