Defend ID Sebut Kinerja Industri Pertahanan Dalam Negeri Tahun 2023 Positif
Selasa, 02 Juli 2024 - 17:08 WIB
loading...
Holding BUMN industri pertahanan Defense Industry Indonesia atau Defend ID menyebut kinerja 5 perusahaan pertahanan dalam negeri tumbuh positif pada 2023. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Holding BUMN industri pertahanan Defense Industry Indonesia atau Defend ID menyebut kinerja 5 perusahaan pertahanan dalam negeri tumbuh positif pada 2023. Hal itu terlihat dari laba bersih, pendapatan, pertumbuhan kontrak, arus kas, dan entitas perusahaan.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama Defend ID yang juga Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Bobby Rasyidin saat menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Keuangan Kinerja Tahun Anggaran 2023 Defend ID, Senin, 1 Juli 2024.
Baca juga: Industri Pertahanan Swasta Aset Strategis Bangsa
Menurut Bobby, kinerja keuangan dari Defend ID melonjak cukup tajam di 2023. “Kinerja keuangan kami melonjak naik di tahun 2023, realisasi pendapatan kontrak kami tumbuh 29,65% dari tahun 2022,” ujarnya, Selasa (2/7/2024).
Pendapatan Defend ID pada 2023 naik 27,92% dibandingkan 2022 atau dengan nilai Rp25,22 triliun. Rinciannya, PT Pindad 32%, PT Len 24%, PT Dahana 16%, PT Dirgantara Indonesia (DI) 14%, dan PT PAL 14%.
Selain itu, laba bersih pada 2023 juga naik sebesar 56,05% bila dibandingkan tahun 2022. Begitu juga dengan aset perusahaan naik 19%. Termasuk juga ekuitas perusahaan yang juga mengalami kenaikan cukup tajam sekitar 35%.
“Arus kas di kelima entitas ini juga positif, ini menunjukkan kinerja yang sangat positif sekali. Tak ada satu pun entitas di dalam Defend ID ini yang mempunyai kinerja negatif. Jadi semuanya positif,” katanya.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama Defend ID yang juga Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Bobby Rasyidin saat menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Keuangan Kinerja Tahun Anggaran 2023 Defend ID, Senin, 1 Juli 2024.
Baca juga: Industri Pertahanan Swasta Aset Strategis Bangsa
Menurut Bobby, kinerja keuangan dari Defend ID melonjak cukup tajam di 2023. “Kinerja keuangan kami melonjak naik di tahun 2023, realisasi pendapatan kontrak kami tumbuh 29,65% dari tahun 2022,” ujarnya, Selasa (2/7/2024).
Pendapatan Defend ID pada 2023 naik 27,92% dibandingkan 2022 atau dengan nilai Rp25,22 triliun. Rinciannya, PT Pindad 32%, PT Len 24%, PT Dahana 16%, PT Dirgantara Indonesia (DI) 14%, dan PT PAL 14%.
Selain itu, laba bersih pada 2023 juga naik sebesar 56,05% bila dibandingkan tahun 2022. Begitu juga dengan aset perusahaan naik 19%. Termasuk juga ekuitas perusahaan yang juga mengalami kenaikan cukup tajam sekitar 35%.
“Arus kas di kelima entitas ini juga positif, ini menunjukkan kinerja yang sangat positif sekali. Tak ada satu pun entitas di dalam Defend ID ini yang mempunyai kinerja negatif. Jadi semuanya positif,” katanya.
Lihat Juga :