Kejari Kabupaten Tangerang Telusuri Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:41 WIB
loading...
Kejari Kabupaten Tangerang...
Kejari Kabupaten Tangerang menelusuri kasus pengadaan lahan RSUD Tigaraksa. Bahkan kasus ini meningkat statusnya dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
TANGERANG - Kejari Kabupaten Tangerang menelusuri kasus pengadaan lahan RSUD Tigaraksa. Bahkan kasus ini meningkat statusnya dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Peningkatan status ini setelah tim penyidik Kejari Kabupaten Tangerang melakukan ekspos dan menemukan bukti-bukti adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dalam proyek tersebut. “Sudah berproses, penyidik lagi melakukan penyidikan atas pengadaan lahan RSUD Tigaraksa,” kata Kasi Intel Kejari Kabupaten Tangerang Doni Saputra kepada wartawan, Kamis (20/6/2024). Baca juga: Kejagung Minta Jaksa Daerah Cermat saat Teliti Berkas Perkara Pegi Perong di Kasus Vina Cirebon

Menurutnya, penyidik telah memanggil puluhan saksi terkait kasus ini. Selanjutnya, pihaknya meminta dukungan dari masyarakat untuk mengawal agar kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat dan tuntas. “Sudah 40 saksi yang diperiksa dan kami harap masyarakat mengawal kasus ini,” ujarnya.

Doni menambahkan, mengenai lahan untuk dijadikan RSUD Tigaraksa merupakan milik Pemkab Tangerang. Berasal dari Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) atau yang dikenal sebagai Fasos-Fasum milik eks PT PWS dan ada pengembalian uang ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) “Materi itu kami dalami,” terangnya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menegaskan komitmen Kejagung mengawasi dengan cermat potensi dugaan korupsi dalam pengadaan lahan RSUD Tigaraksa.“Kami memonitor masalah tersebut hingga tuntas diselidiki Kejari Kabupaten Tangerang,” katanya, Rabu (19/6/2024)

Menurutnya, masyarakat dapat memantau perkembangan penyelidikan di Kejari Kabupaten Tangerang secara langsung. Selain itu, kata dia, kasus pengadaan lahan yang tidak sesuai dengan aturan memiliki risiko tinggi terjadinya tindak pidana korupsi. “Kami akan minta perkembangannya dari Kejati Banten,” ujarnya. Baca juga: LPEI Buka Suara Soal Adanya Dugaan Korupsi Rp2,5 Triliun

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pada Diskominfo Kabupaten Tangerang Ahmad Suryadi mengatakan pihaknya akan mempelajari aduan masyarakat terkait dugaan korupsi dalam pengadaan lahan RSUD Tigaraksa. “Kami pelajari dulu,” tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Rekomendasi
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Terdampak Banjir, Kabupaten...
Terdampak Banjir, Kabupaten Bekasi Buka Hotel Khusus OTG Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved