Serang Rumah Indekos di Malang Pakai Senjata Tajam dan Ketapel, Belasan Pemuda Asal NTT Diamankan Polisi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:53 WIB
loading...
Serang Rumah Indekos...
Polres Malang mengamankan belasan pemuda asal NTT usai menyerang salah satu rumah indekos di Jalan Tirto Utomo XI, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Malang. Foto/Ist
A A A
MALANG - Polres Malang mengamankan belasan pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) usai menyerang salah satu rumah indekos di Jalan Tirto Utomo XI RT 3/RW 1, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Total ada 14 orang yang diamankan usai penyerangan dan pengerusakan yang terjadi pada Jumat (7/6/2024).

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat menceritakan jika kejadian ini terjadi pada Jumat pukul 04.30 WIB.

Baca juga: Buluk Eks Superglad Digerebek di Indekos Malang, Korban Ungkap Kronologi Kejadiannya

Sebanyak 14 orang mendatangi rumah kos di Jalan Tirto Utomo XI dengan membawa senjata tajam hingga ketapel untuk mencari keberadaan seseorang berinisial F.

"Saat datang, mereka melakukan perusakan terhadap pintu-pintu kamar yang ada di dalam rumah kos tersebut, juga mengacak-acak isi kamar," kata Gandha Syah Hidayat, saat dikonfirmasi pada Sabtu (15/6/2024).



Mendengar adanya keributan, salah satu saksi mata penghuni kos keluar dari dalam kos. Ia kemudian menanyakan kepada para pelaku apa yang sebenarnya terjadi.

"Saksi kemudian menanyakan kepada salah satu pelaku yang sebelumnya kenal karena sama-sama anggota organisasi GIB Jaya," kata dia.

Baca juga: 3 Maling Satroni Rumah Indekos di Malang, 2 Motor Raib Sekaligus

Tapi para pemuda asal NTT ini tetap melakukan pengerusakan untuk mencari orang berinisial F. Mereka kemudian pergi begitu saja setelah tidak menemukan F, tapi beberapa bagian rumah sudah mengalami kerusakan akibat perilaku mereka.

Mengetahui rumahnya dirusak, pemilik kos langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Dau. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan pada 5 orang saksi.

Petugas gabungan Satreskrim Polres Malang dan Unit Reskrim Polsek Dau kemudian berhasil mengidentifikasi 14 orang yang terlibat kasus ini.

"Dari hasil pemeriksaan pada pelaku, diketahui bahwa motif mereka adalah untuk mencari dan membalas dendam terhadap F yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap teman 14 orang ini," tuturnya.

"Karena tidak menemukan orang yang dimaksud, mereka melakukan perusakan terhadap kamar yang diduga adalah tempat kos dari F," imbuhnya.

Setelah menangkap sebanyak 14 orang yang melakukan pengerusakan ini, polisi kemudian menetapkan sebanyak 4 orang sebagai tersangka yang semuanya adalah mahasiswa asal NTT.

Mereka adalah AK alias Toni (35) asal Tadu Batama, Desa Umbu Ngedo, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya. LK alias Lukas (38) asal Ana Kaka, Desa Ana Kaka, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

DN alias Renta (24), mahasiswa asal Tadu Batama Desa Umbu Ngedo, Kecamatan Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya. Dan AJ alias Gusti (24) asal Waimakaha Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya.

"Sementara barang bukti yang kita amankan berupa satu pisau karambit, samurai, parang, katapel, motor dan pecahan kayu hingga kaca. Keempatnya sudah menghuni rumah tahanan (rutan) Polsek Dau," pungkas Gandha.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Pembayaran Pajak Kendaraan...
Pembayaran Pajak Kendaraan di NTT Kini Dilakukan secara Digital
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas ART Tewas di Benhil: Periksa Indekos hingga Majikan!
Polisi Ungkap Pemicu...
Polisi Ungkap Pemicu 2 PRT Nekat Lompat dari Indekos di Benhil: Majikannya Sadis
Eks Pj Sekda Kupang...
Eks Pj Sekda Kupang Gabung Perindo NTT, Konsolidasi Politik Diperkuat dan Target Rebut Kembali Basis Politik
Mantan Wapres Jusuf...
Mantan Wapres Jusuf Kalla Buka Suara Soal Tragedi Siswa SD di NTT
Fakta Dibalik Tragedi...
Fakta Dibalik Tragedi Anak SD di NTT, Terungkap Sekolah Pungut Rp1,2 Juta per Siswa
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved