Polisi Dibakar Istri, Kondisi Kritis dengan Luka Bakar 96 Persen
Minggu, 09 Juni 2024 - 15:24 WIB
loading...
Wadir Pelayanan dan Pendidikan, Rumah Sakit Umum Dokter Wahidin Sudrio Husodo, Kota Mojokerto, dr Hesti Puspasari. Foto/Sholahudin
A
A
A
MOJOKERTO - Seorang anggota polisi dari Polres Jombang Briptu RDW (27) kondisinya kritis dengan luka bakar di tubuhnya sekitar 96 persen. Briptu RDW diduga mendapatkan tindakan kekerasan dibakar oleh istrinya yang juga anggota polisi Briptu FN.
Briptu RDW harus menjalani perawatan itensif di ruang ICU Rumah Sakit Umum Dokter Wahidin Sudrio Husodo, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (9/6/2024). Briptu RDW kondisinya kritis karena menderita luka bakar serius di sekujur tubuhnya.
Wadir Pelayanan dan Pendidikan dr Hesti Puspasari mengatakan, Briptu RDW masuk ke rumah sakit dalam kondisi kritis pada Sabtu (8/6/2024) sekitar pukul 11.00 WIB. Bahkan saat itu baju yang dikenakan korban sudah habis terbakar dan tinggal pakaian dalam.
Baca juga; Mojokerto Gempar, Polwan Bakar Suaminya yang Juga Anggota Polisi di Asrama Polisi
Saat ini kondisi korban sudah sadar, namun akibat luka bakar di sekujur tubuh yang diderita hingga bagian kepala dan wajah membuat Briptu RDW kesulitan berkomunikasi. Pihak rumah sakit berencana merujuk pasien ke Rumah Sakit Dokter Sutomo Surabaya untuk proses pemulihan lanjutan.
Briptu RDW harus menjalani perawatan itensif di ruang ICU Rumah Sakit Umum Dokter Wahidin Sudrio Husodo, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (9/6/2024). Briptu RDW kondisinya kritis karena menderita luka bakar serius di sekujur tubuhnya.
Wadir Pelayanan dan Pendidikan dr Hesti Puspasari mengatakan, Briptu RDW masuk ke rumah sakit dalam kondisi kritis pada Sabtu (8/6/2024) sekitar pukul 11.00 WIB. Bahkan saat itu baju yang dikenakan korban sudah habis terbakar dan tinggal pakaian dalam.
Baca juga; Mojokerto Gempar, Polwan Bakar Suaminya yang Juga Anggota Polisi di Asrama Polisi
Saat ini kondisi korban sudah sadar, namun akibat luka bakar di sekujur tubuh yang diderita hingga bagian kepala dan wajah membuat Briptu RDW kesulitan berkomunikasi. Pihak rumah sakit berencana merujuk pasien ke Rumah Sakit Dokter Sutomo Surabaya untuk proses pemulihan lanjutan.
Lihat Juga :