Tingkatkan Toleransi, Jababeka Hibahkan 1,2 Ha untuk Taman Wisata Religi
Minggu, 09 Juni 2024 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Keberadaan taman wisata religi membuat Kota jababeka berhasil menjadi kawasan terintegrasi yang mengusung konsep “Live, Work, Play”. Agama sendiri merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat khususnya di Indonesia sehingga taman wisata religi mampu memenuhi kebutuhan religi masyarakat yang termasuk pada pilar Live.
“Dengan hadirnya taman wisata religi 6 agama para masyarakat di Kota Jababeka dapat melakukan aktivitas pekerjaan, bertempat tinggal, pendidikan, menikmati hiburan, hingga keagamaan di dalam satu wilayah dengan fasilitas yang lengkap serta rasa aman dan nyaman,” tandasnya.
Kota Jababeka merupakan kota mandiri yang memiliki lahan seluas 5.600 hektare dengan beragam fasilitas bertaraf global. Mulai dari area hunian, bisnis, komersil, pendidikan, kesehatan, hingga ruang terbuka hijau,
Dengan fasilitas yang lengkap Jababeka tidak hanya dihuni oleh masyarakat Indonesia tetapi juga ekspatriat.
“Kota Jababeka sendiri saat ini didominasi lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional dengan suku dan budaya yang beragam, sehingga kawasan ini memiliki toleransi antar sesama masyarakat yang tinggi,” terangnya. Baca juga: Mengandung Konsep Ketuhanan, Pancasila Ajarkan Sikap Toleran
Selain fasilitas yang lengkap dan memenuhi konsep “Live, Work, Play”, aksesibilitas serta konektivitas masyarakat dari dan menuju Kota Jababeka juga semakin mudah. Saat ini tengah berjalan pembangunan infrastruktur modern seperti MRT fase III Cikarang-Balaraja dan LRT Jakarta-Cikarang.
Transportasi massal itu nantinya berhenti di tengah Kota Jababeka, tentunya hal ini akan meningkatkan perekonomian di wilayah ini. ”Oleh karena itu, Kota Jababeka masih menjadi pilihan tepat sebagai tempat hunian yang nyaman ataupun berinvestasi,” tuturnya.
“Dengan hadirnya taman wisata religi 6 agama para masyarakat di Kota Jababeka dapat melakukan aktivitas pekerjaan, bertempat tinggal, pendidikan, menikmati hiburan, hingga keagamaan di dalam satu wilayah dengan fasilitas yang lengkap serta rasa aman dan nyaman,” tandasnya.
Kota Jababeka merupakan kota mandiri yang memiliki lahan seluas 5.600 hektare dengan beragam fasilitas bertaraf global. Mulai dari area hunian, bisnis, komersil, pendidikan, kesehatan, hingga ruang terbuka hijau,
Dengan fasilitas yang lengkap Jababeka tidak hanya dihuni oleh masyarakat Indonesia tetapi juga ekspatriat.
“Kota Jababeka sendiri saat ini didominasi lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional dengan suku dan budaya yang beragam, sehingga kawasan ini memiliki toleransi antar sesama masyarakat yang tinggi,” terangnya. Baca juga: Mengandung Konsep Ketuhanan, Pancasila Ajarkan Sikap Toleran
Selain fasilitas yang lengkap dan memenuhi konsep “Live, Work, Play”, aksesibilitas serta konektivitas masyarakat dari dan menuju Kota Jababeka juga semakin mudah. Saat ini tengah berjalan pembangunan infrastruktur modern seperti MRT fase III Cikarang-Balaraja dan LRT Jakarta-Cikarang.
Transportasi massal itu nantinya berhenti di tengah Kota Jababeka, tentunya hal ini akan meningkatkan perekonomian di wilayah ini. ”Oleh karena itu, Kota Jababeka masih menjadi pilihan tepat sebagai tempat hunian yang nyaman ataupun berinvestasi,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :