alexametrics

Sosialisasi 4 Pilar, Anggota FPKB Minta Waspadai Ajaran Radikalisasi

loading...
Sosialisasi 4 Pilar, Anggota FPKB Minta Waspadai Ajaran Radikalisasi
Anggota Fraksi PKB Hj Latifah Shohib meminta kader perempuan NU membentengi masyarakat daerah pinggiran dari ajaran radikalisme saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Jabung, Kabupaten Malang, Sabtu (30/3/2019). Foto/Istimewa
A+ A-
MALANG - Kader Perempuan Nahdlatul Ulama baik di Muslimat dan Fatayat NU di Kabupaten Malang diminta untuk membentengi masyarakat daerah pinggiran dari ajaran radikalisme. Hal tersebut diungkap Anggota Fraksi PKB Hj Latifah Shohib saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa/Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Sabtu (30/3/2019).

“Ajaran radikalisme ini sudah masuk ke daerah pinggiran. Itulah kenapa kader perempuan NU harus bisa bentengi. Jangan sampai nasionalisme kita terus terkikis,” kata Hj. Latifah Shohib.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengaktifkan kegiatan-kegiatan NU melalui majelis-majelis taklim yang ada di lingkungan. “Majelis taklim kita tolong diisi dengan ajaran NU. Isi oleh da’i-daiyah NU,” kata Latifah yang kembali mencalonkan diri di dapil yang sama, Malang Raya.



Kewaspadaan pada ajaran radikalisme, menurutnya, memang sudah menjadi perhatian dari hulu hingga hilir. “Karena memang sudah massif bergerak mengikis nasionalisme kita,” katanya menambahkan.

Di hadapan masyarakat yang mayoritas ibu-ibu itu, Latifah juga mengingatkan masuknya ajaran radikalisme justru dari ajaran agama. “Pintu masuknya itu justru melalui ajaran agama. Agama menjadi alat membangun nilai-nilai radikalisme. Maka jangan heran ada orang islam mengkafirkan saudaranya sendiri, ” tuturnya.

Aktivis perempuan yang aktif di Muslimat NU itu juga meminta agar para orang tua menjaga anak keturunannya. “Ajarkan anak-anak kita nilai dan tradisi NU. Ini benteng pertahanan utama dari nilai radikalisasi karena bagi NU. NKRI adalah harga mati,” ujarnya.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak