alexametrics

Tadi Malam 30 Warga Dusun Pucang Sudah Kembali Pasca-Erupsi Gunung Agung

loading...
Tadi Malam 30 Warga Dusun Pucang Sudah Kembali Pasca-Erupsi Gunung Agung
Sekitar 30 warga Dusun Pucang, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, sudah kembali ke rumah masing-masing tadi malam pasca-Erupsi Gunung Agung pada Kamis 28 Maret 2019 sekitar pukul 18.25 Wita. iNewsTV/Yunda Ariesta
A+ A-
KARANGASEM - Sekitar 30 warga Dusun Pucang, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, sudah kembali ke rumah masing-masing tadi malam pasca-Erupsi Gunung Agung pada Kamis 28 Maret 2019 sekitar pukul 18.25 Wita. Sebelum letusan, diawali oleh suara dentum besar yang terdengar hingga pos pengamatan Gunung Agung

Kondisi tersebut membuat warga yang berada di kawasan rawan bencana panic dan mengungsi. Pos pengamatan Gunung Agung di Rendang, Karangasem, mencatat ini merupakan letusan yang terbesar di tahun ini. Letusan memiliki amplitudo sebesar 22 mm dengan durasi kurang lebih 2 menit 32 detik, tinggi abu vulkanik diperkirakan membungbung hingga 2.500 meter.

Kendati sempat memicu kepanikan dan dilaporkan terjadi hujan pasir di beberapa wilayah kawasan rawan bencana 3 di Kecamatan Kubu, Karangasem, pihak pvmbg tetap mengimbau masyarakat tenang dan selalu membekali diri alat mitigasi.



Sampai saat ini belum ada peningkatan status Gunung Agung, masih tetap dalam level siaga dan zona bahaya tetap berjarak 4 km. Erupsi susulan memang berpotensi terjadi mengingat sistem gunung yang masih terbuka. Apalagi sesaat setelah erupsi, terekam gempa vulkanik dalam selama 18 detik dengan amlitudo 7 mm.

Kondisi ini menunjukkan masih ada pergerakan magma ke permukaan dalam tubuh gunung. Pihak PVMBG mengimbau masyarakat senantiasa mengikuti imbauan PVMBG untuk tidak memasuki zona bahaya serta waspasa terhadap aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung saat hujan untuk menghindari bahaya sekunder aliran lahar dingin yang membawa material sisa erupsi.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak