Dikunjungi Panitia HKN 2024, Ida Modiste Sebut Miranti Serad Peduli Penjahit UKM Difabel
Rabu, 05 Juni 2024 - 21:57 WIB
loading...
Miranti Serad Ginanjar mengunjungi kediaman Ida Modiste, wanita difabel pembuat kebaya di Semarang, Jawa Tengah. Foto/istimewa
A
A
A
SEMARANG - Kaget, bingung, dan terharu bercampur jadi satu dirasakan sosok Ida Modiste, wanita difabel yang dikenal sebagai pembuat kebaya di Semarang.
"Maaf, jujur kaget, bingung, dan bercampur haru saat di kunjungi Ibu Miranti Serad Ginanjar salah satu panitia Hari Kebaya Nasional bersama rombongan ke tempat kami," Kata Ida Modiste saat dihubungi, Rabu (5/6/2024).
Ida mengaku, tak pernah membayangkan akan di kunjungi oleh sosok Miranti Serad Ginanjar, terlebih dirinya hanyalah penjahit pinggiran kota. "Ida Modiste itu hanya kelas penjahit pinggiran kota kok jadi pilihan," Ucapnya.
Baca juga: Pemerintah Usulkan Reog Ponorogo, Kolintang, Kebaya Jadi Warisan Budaya UNESCO
Terkait kunjungan ini, Ida Modiste mengatakan, betapa empati Ibu Miranti Serad Ginanjar terhadap penjahit UKM Difabel sangat mendalam dan tidak hanya kunjungan tapi juga memberikan kesempatan bagi saya berkarya dengan membuat kebaya Ibu Miranti dan timnya. "Terima Kasih dan apresiasi mendalam kepada Ibu Miranti Serad, yang dikenal sangat peduli terhadap nasib penjahit UKM difabel," Ujarnya.
Ida Modiste berharap ke depannya rekan-rekan penjahit terutama penyandang disabilitas mendapatkan ruang yang baik untuk berkreasi membudayakan kebaya di kalangan Milenial serta didanai untuk bisa ikut sertifikasi. “Syukur-syukur ada ajang kompetensi hasil karya penjahit disabilitas," Ungkapnya.
Baca juga: Sambut Hari Batik Nasional, Kemenparekraf Gelar Istana Berkebaya
"Maaf, jujur kaget, bingung, dan bercampur haru saat di kunjungi Ibu Miranti Serad Ginanjar salah satu panitia Hari Kebaya Nasional bersama rombongan ke tempat kami," Kata Ida Modiste saat dihubungi, Rabu (5/6/2024).
Ida mengaku, tak pernah membayangkan akan di kunjungi oleh sosok Miranti Serad Ginanjar, terlebih dirinya hanyalah penjahit pinggiran kota. "Ida Modiste itu hanya kelas penjahit pinggiran kota kok jadi pilihan," Ucapnya.
Baca juga: Pemerintah Usulkan Reog Ponorogo, Kolintang, Kebaya Jadi Warisan Budaya UNESCO
Terkait kunjungan ini, Ida Modiste mengatakan, betapa empati Ibu Miranti Serad Ginanjar terhadap penjahit UKM Difabel sangat mendalam dan tidak hanya kunjungan tapi juga memberikan kesempatan bagi saya berkarya dengan membuat kebaya Ibu Miranti dan timnya. "Terima Kasih dan apresiasi mendalam kepada Ibu Miranti Serad, yang dikenal sangat peduli terhadap nasib penjahit UKM difabel," Ujarnya.
Ida Modiste berharap ke depannya rekan-rekan penjahit terutama penyandang disabilitas mendapatkan ruang yang baik untuk berkreasi membudayakan kebaya di kalangan Milenial serta didanai untuk bisa ikut sertifikasi. “Syukur-syukur ada ajang kompetensi hasil karya penjahit disabilitas," Ungkapnya.
Baca juga: Sambut Hari Batik Nasional, Kemenparekraf Gelar Istana Berkebaya
Lihat Juga :