Goa Gajah Gianyar Bali, Situs Peninggalan Abad 11 Sejarah Keharmonisan Dua Agama
Senin, 03 Juni 2024 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Hingga saat ini, Goa Gajah masih terawat baik dan menjadi objek wisata sejarah yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar. Kunjungan wisatawan ke Pura Goa Gajah ini pun ramai setiap harinya dan didominasi oleh wisatawan dari Eropa.
Kabid Destinasi Pariwisata Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Susatia Putra mengatakan, objek wisata Pura Goa Gajah ini pun terletak di tempat yang strategis dan mudah dijangkau wisatawan, yakni berjarak lima menit dari kawasan pariwisata Ubud atau satu jam dari Kota Denpasar.
Destinasi wisata ini merupakan gua dengan ornamen pahatan yang penuh dan diperkirakan sudah ada sejak abad ke-11 Masehi. Goa Gajah juga memiliki sejarah dan keunikan yang mana menjadi tempat dua agama berdampingan, yakni Hindu dan Buddha.
Baca Juga: 9 Peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia, Mulai Masjid Megah hingga Istana
”Goa Gajah merupakan peninggalan Hindu dan Budha yang pertama kali ditemukan oleh pejabat pemerintah Hindia-Belanda, L.C. Heyting tahun 1923,” kata I Gusti Ngurah Susatia Putra kepada iNews Media Group, Senin (3/6/2024).
Kabid Destinasi Pariwisata Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Susatia Putra mengatakan, objek wisata Pura Goa Gajah ini pun terletak di tempat yang strategis dan mudah dijangkau wisatawan, yakni berjarak lima menit dari kawasan pariwisata Ubud atau satu jam dari Kota Denpasar.
Destinasi wisata ini merupakan gua dengan ornamen pahatan yang penuh dan diperkirakan sudah ada sejak abad ke-11 Masehi. Goa Gajah juga memiliki sejarah dan keunikan yang mana menjadi tempat dua agama berdampingan, yakni Hindu dan Buddha.
Baca Juga: 9 Peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia, Mulai Masjid Megah hingga Istana
”Goa Gajah merupakan peninggalan Hindu dan Budha yang pertama kali ditemukan oleh pejabat pemerintah Hindia-Belanda, L.C. Heyting tahun 1923,” kata I Gusti Ngurah Susatia Putra kepada iNews Media Group, Senin (3/6/2024).
Lihat Juga :