May Day 2020, Tokoh Ini Sebut Dinas Tenaga Kerja Harusnya Jadi Rumah Bagi Kaum Buruh

Jum'at, 01 Mei 2020 - 12:45 WIB
loading...
May Day 2020, Tokoh...
Memperingati Hari Buruh, tokoh masyarakat OKU Timur H Lanosin mengucapkan salam takzim dan penghormatan mendalam kepada para pekerja. Foto: Ist
A A A
OKU TIMUR - Tanggal 1 Mei selalu diperingati dan dirayakan oleh berbagai kalangan buruh untuk menunjukkan bahwa mereka ada. Buruh atau dikenal juga dengan sebutan lain seperti pekerja, worker, laborer, tenaga kerja atau karyawan pada dasarnya adalah bagian dari masyarakat pada umumnya.

Mereka adalah orang-orang yang bekerja untuk menghidupi diri dan keluarganya. Mereka adalah kelompok masyarakat yang tenaga dan kemampuannya dibutuhkan untuk menjalankan berbagai aktivitas ekonomi seperti produksi berbagai kebutuhan umum, dunia industri di pabrik-pabrik, juga di lingkup perdagangan, pengiriman barang, pelabuhan, bandara, dan banyak yang lainnya.

Pekerjaan mereka mendapatkan balasan berupa pendapatan baik berupa uang maupun bentuk lainnya dari pemberi kerja atau pengusaha, kadang juga disebut majikan.

Pada dasarnya, buruh, pekerja, tenaga kerja maupun karyawan adalah sama. Tapi, di Indonesia buruh sering lebih berkonotasi sebagai pekerja rendahan, pekerja kasar, dan sebagainya. Sedangkan, sebutan pekerja, tenaga kerja dan karyawan sering berkonotasi derajatnya lebih tinggi.

Sebutan kedua yang banyak itu seakan dipisahkan karena yang pertama seolah hanya memakai otot dalam bekerja sedangkan yang kedua lebih banyak memakai otak, padahal pada intinya semua istilah itu sama saja.

Semua mempunyai arti satu yaitu pekerja dan termaktub dalam UU Ketenagakerjaan yang berlaku umum untuk seluruh pekerja maupun pengusaha di Indonesia.

Untuk menghormati peran dan eksistensi para butuh, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan hadiah bagi para buruh dengan menjadikan Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei sebagai hari libur nasional. Libur 1 Mei mulai berlaku sejak 2014.

Sejarah Hari Buruh sendiri sering merujuk pada peristiwa tanggal 1 Mei 1886 dimana sekitar 350 ribu buruh mogok massal di beberapa wilayah di Amerika Serikat. Mereka diorganisir oleh Federasi Buruh menuntut perbaikan kesejahteraan dan jam kerja 8 jam sehari. Pada saat itu, buruh dipaksa bekerja hingga 15 jam per hari.

Pada 3 Mei 1886, pemerintah mengirim sejumlah polisi untuk meredam mogok kerja di pabrik McCormick. Polisi menembaki para buruh yang melakukan aksi mogok. Empat orang tewas, puluhan luka-luka. Kalangan buruh pun marah dan mereka melakukan aksi pada 4 Mei di lapangan Haymart. Seorang polisi tewas dan belasan terluka, mereka membalas kembali menembaki buruh.

Atas kejadian ini, pimpinan buruh dijatuhi hukuman gantung. Pengadilan itu dipandang tidak adil. Masyarakat marah melihat ketidakadilan itu dan mendesak pemerintah untuk membebaskan para aktivis buruh yang ditahan. Akhirnya para aktivis buruh dibebaskan dan sejak saat itulah setiap 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh.

Memperingati Hari Buruh, tokoh masyarakat OKU Timur H Lanosin mengucapkan salam takzim dan penghormatan mendalam kepada para pekerja. Menurutnya, kesejahteraan rakyat pada umumnya akan tergambar dari kesejahteraan buruh.

Tokoh muda yang akan mencalonkan diri menjadi Bupati OKU Timur ini menegaskan dirinya berkomitmen untuk menyejahterakan dan melindungi para buruh.

"Di tingkat pemerintah kabupaten ada dinas tenaga kerja yang seharusnya berfungsi untuk dua tujuan itu. Dinas itu harus jadi rumahnya kaum buruh. Selamat Hari Buruh. Apalah kita jika tanpa mereka. Semoga Allah memberkahi para buruh, melindungi para pekerja, memberikan kesehatan, kebahagiaan, kesejahteraan dan kesuksesan bagi mereka," ujar Lanosin melalui keterangan tertulis, Jumat (1/5/2020).
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penangkapan 101 Orang...
Penangkapan 101 Orang saat May Day Dinilai sesuai Prosedur, Lemkapi: Cegah Gangguan Keamanan
101 Orang Ditangkap...
101 Orang Ditangkap saat Aksi Hari Buruh, Kinerja Polda Metro Diapresiasi Penasihat Kapolri
Dalang Rencana Anarkis...
Dalang Rencana Anarkis Aksi May Day di Jakarta Diburu
101 Orang Diduga Berencana...
101 Orang Diduga Berencana Rusuh saat Hari Buruh 2026 Dipulangkan
Berniat Bikin Rusuh...
Berniat Bikin Rusuh Hari Buruh di Jakarta, 101 Orang yang Ditangkap Tak Bakal Ditahan
Polisi Buru Donatur...
Polisi Buru Donatur Kelompok yang Hendak Bikin Rusuh Hari Buruh di Jakarta
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Rekomendasi
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Infografis
Ini 4 Cara Tingkatkan...
Ini 4 Cara Tingkatkan Karier meski Kerja dari Rumah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved