alexametrics

Pertunjukan Seni Etnik Sumut Hibur Wisatawan di Merdeka Walk

loading...
Pertunjukan Seni Etnik Sumut Hibur Wisatawan di Merdeka Walk
Wisatawan dimanjakan dengan pertunjukan seni etnik khas Provinsi Sumut di Merdeka Walk, Jalan Balai Kota, Medan. Foto/Andi Yusri
A+ A-
MEDAN - Pertunjukan seni etnik khas Sumatera Utara (Sumut) ditampilkan di Center Piece Merdeka Walk Medan guna menghibur wisatawan yang datang berkunjung.

Penampilan ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan yang terus gencar membangun sektor pariwisata. Salah satu keunikan pariwisata yang membuat Indonesia berbeda dengan negara lainnya yakni kesenian dan budaya etnik-etnik unik yang ada di bumi nusantara. (Baca Juga: PRSU Targetkan Capai 600.000 Orang Pengunjung)

Di tengah modernisasi Kota Medan, Pemerintah terus melestarikan pertunjukan seni budaya untuk menunjang sektor pariwisata. Pemkot Medan melalui Dinas Pariwisata setiap pekan akan rutin menampilkan tari-tarian etnik asal Sumatera Utara.



Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono mengatakan, pertunjukan seni etnik ini selain untuk melestarikan kesenian budaya, ternyata mendapat antusias dari wisatawan.

"Program pementasan tarian etnik ini untuk memanjakan wisatawan yang datang ke Kota Medan. Hiburannya berupa gelaran musik dan tari nuansa etnik seluruh budaya tradisional yang ada di Provinsi Sumatera Utara," terang Agus, Jumat (8/3/2019) malam.

Kegiatan iniakan diadakan 3 kali dalam sepekan setiap bulannya, yaitu Senin Malam, Rabu Malam dan Jumat Malam. Penampilan kesenian itu digelar di tengah Center Piece Merdeka Walk, Jalan Balai Kota, Medan. (Baca Juga: Kota Medan Akan Jadi Barometer Kota Lainnya di Sumatera)

Dikatakan Agus, program tersebut dimulai pada Maret 2019 dan rencananya akan dilaunching dalam waktu dekat ini. "Para wisatawan sangat antusias. Mereka juga ikut bernyanyi dan menari bersama. Program itu dipentaskan oleh para muda-mudi yang peduli terhadap kesenian budaya kita," ungkapnya.

Adapun tarian dan baju etnik yang akan ditampilkan tersebut yakni dari Melayu, Karo, Batak, Mandailing, Nias dan lainya. Program itu juga mendapat dukungan dari asosiasi industri pariwisata terutama asosiasi yang membidangi perjalanan wisata, baik ASITA, ASPPI, PHRI maupun HPI.

"Nantinya, selain menampilkan musik dan tari. Kita juga akan menampilkan produk-produk ekonomi kreatif unggulan yang ada di Kota Medan," pungkasnya.
(rhs)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak