BGR Logistik Indonesia dan Bulog Kanwil Semarang Kerja Sama Pastikan Ketersediaan Beras di Jateng
Senin, 27 Mei 2024 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BGR Logistik Indonesia selaku distributor akan memaksimalkan armadanya untuk mendistribusikan beras ke berbagai wilayah di Jawa Tengah.
"Kami sudah menyediakan 6 armada untuk project ini, BLI akan fokus mengurus kegiatan logistik beras dan menjamin ketersediaan stok bagi masyarakat di berbagai daerah," tegas Direktur Komersial BLI, Indra Iliana.
BGR Logistik Indonesia, sebagai perusahaan logistik yang andal dan terpercaya, memiliki layanan land transportation yang dilengkapi dengan aplikasi Fleets and Order Monitoring Applications (FIONA). Aplikasi ini memungkinkan BLI untuk memantau pergerakan barang secara real time, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan memastikan beras tersampaikan tepat waktu kepada masyarakat.
Kerja sama antara BLI dan Bulog ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga beras di Jawa Tengah, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Adanya perjanjian kerja sama ini menjadi wadah untuk menyamakan langkah dalam menstabilkan harga mengantisipasi potensi lonjakan permintaan pangan, terutama bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, daging, dan telur," jelas Indra Iliana.
"Kami sudah menyediakan 6 armada untuk project ini, BLI akan fokus mengurus kegiatan logistik beras dan menjamin ketersediaan stok bagi masyarakat di berbagai daerah," tegas Direktur Komersial BLI, Indra Iliana.
BGR Logistik Indonesia, sebagai perusahaan logistik yang andal dan terpercaya, memiliki layanan land transportation yang dilengkapi dengan aplikasi Fleets and Order Monitoring Applications (FIONA). Aplikasi ini memungkinkan BLI untuk memantau pergerakan barang secara real time, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan memastikan beras tersampaikan tepat waktu kepada masyarakat.
Kerja sama antara BLI dan Bulog ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga beras di Jawa Tengah, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Adanya perjanjian kerja sama ini menjadi wadah untuk menyamakan langkah dalam menstabilkan harga mengantisipasi potensi lonjakan permintaan pangan, terutama bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, daging, dan telur," jelas Indra Iliana.
(hri)
Lihat Juga :