Salut! Universitas Muhammadiyah Maumere Izinkan Mahasiswa Bayar UKT Pakai Hasil Bumi

Senin, 27 Mei 2024 - 09:45 WIB
loading...
Salut! Universitas Muhammadiyah...
Penampakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: iNews TV/Joni Nura
A A A
SIKKA - Polemik uang kuliah tunggal (UKT) sedang memanas belakangan ini. Biaya kuliah mahal ini menyulut mahasiswa untuk melakukan demontrasi menentang menyerukan untuk menolak kenaikan UKT ini.

Polemik biaya kuliah ini mahal ini membuat Universitas Muhammadiyah Maumere di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) berputar otak mencari solusi agar tak memberatkan mahasiswa tersebut.

Hasilnya, mereka mengizinkan para mahasiswanya membayar biaya kuliah menggunakan hasil bumi. Universitas Muhammadiyah Maumere menetapkan biaya kuliah terjangkau bagi para mahasiswa, khususnya anak petani dan nelayan, hingga mereka dapat memperoleh gelar sarjana.

Baca Juga: Biaya Kuliah UKT dan IPI UI Tahun 2024/2025, Cek Rinciannya

Menariknya, biaya kuliah di universitas ini tidak hanya bisa dibayar dengan uang tunai saja, tetapi juga dengan hasil bumi atau komoditi pertanian seperti kelapa, kemiri, pisang, cengkeh, cokelat, dan kain tenun ikat.

Sejak berdiri pada tahun 2013, perguruan tinggi Muhammadiyah ini menerapkan kebijakan biaya angsuran kuliah tiga kali dalam satu semester: sebelum mulai kuliah, saat Ujian Tengah Semester (UTS), dan pada saat Ujian Akhir Semester (UAS).

Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere Erwin Prasetyo, mengungkapkan bahwa pada tahun 2018 ada seorang mahasiswi yang mengeluh tidak mampu membayar biaya semester. Mahasiswi tersebut mendatanginya dan mereka berdiskusi bersama pengambil kebijakan.

Baca Juga: Biaya Kuliah Naik, Dirjen Dikti: Mahasiswa dengan UKT Rendah Masih Mendominasi

Keputusan diambil untuk mengarahkan mahasiswi tersebut membawa hasil kebunnya ke kampus. ”Kampus membantu menjual hasil bumi tersebut kepada civitas akademika di Universitas Muhammadiyah Maumere,” kata Erwin, Senin (27/5/2024).

Di luar dugaan, kampus justru bisa membantu memasarkan barang dengan harga yang layak sehingga hasilnya bisa digunakan untuk membayar kuliah. Sistem ini akhirnya diterapkan hingga saat ini. Bahkan, kebijakan ini sangat meringankan beban mahasiswa.

”Hampir setiap tahun, selalu ada mahasiswa yang membayar kuliah dengan membawa hasil bumi ke kampus. Selain hasil panen dari kebun, ada pula yang membawa hasil tangkapan laut dan tenun ikat,” ungkap Erwin.



Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere Yulianus Patrik Nago mengatakan, kebijakan kampus untuk membayar biaya kuliah menggunakan hasil bumi dan hasil laut ini sangat membantu dan meringankan biaya kuliah bagi mahasiswa yang kurang mampu.

”Sangat membantu, dan kebijakan ini sangat berarti bagi kami warga kurang mampu. Intinya dengan hasil bumi, kami warga Timur Indonesia bisa meraih pendidikan yang baik hingga mendapatkan titel sarjana,” kata warga Sikka ini.

Kampus Muhammadiyah Maumere juga biasa menerima beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah yang reguler dan aspirasi wakil rakyat. Selain itu, ada beasiswa LAZISMU yang berasal dari Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Rekomendasi
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Berita Terkini
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Infografis
Menaker Izinkan Karyawan...
Menaker Izinkan Karyawan Lapor Perusahaan yang Tidak Bayar THR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved