Tanpa Pemekaran, Masyarakat Bogor Timur Tolak Beri Suara pada Pilkada 2024

Minggu, 26 Mei 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
"Diskusi publik ini diselenggarakan menyikapi kondisi tersebut dan bertujuan untuk menampung serta menyerap ide gagasan dan pandangan seluruh Lapisan masyarakat Bogor Timur," ujarnya dikutip, Minggu (26/5/2024).

"Termasuk menyatukan frekuensi kesadaran dan menyikapi situasi saat ini yang mana saat ini kita akan menghadapi momentum pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Bogor dan Pilkada Provinsi Jawa Barat," sambungnya.

Senada, Aktivis Bogor Timur Ustaz Ajat Drajad mengungkapkan jika pilkada menghasilkan bupati dan gubernur periode 2024-2029. Namun, DOB Bogor Timur tidak segera disahkan oleh presiden dan DPR maka tidak akan berdampak secara fundamental untuk kesejahteraan masyarakat Bogor Timur.

"Yang dibutuhkan masyarakat Bogor Timur saat ini untuk masa depannya adalah DOB Bogor Timur karena Bogor Timur mampu menjadi kabupaten sendiri dan sangat layak karena memiliki perekonomian yang pesat dan SDM yang mumpuni," ucapnya.

Aktivis yang akrab disapa Bob Muslim ini menyebut pilkada yang diselenggarakan tidak akan membawa perubahan kesejahteraan yang signifikan bagi masyarakat Bogor Timur.

Untuk itu, diskusi publik Bogor Timur menghasilkan sikap bersama yakni, membentuk Forum Rakyat Bogor Timur sebagai organ taktis untuk mengonsolidasikan semua kekuatan dan potensi masyarakat guna memperkuat perjuangan DPP Presidium Bogor Timur dalam mengawal proses pemekaran DOB Bogor Timur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Festival Motor Sukses...
Festival Motor Sukses Digelar di Stadion Pakansari Bogor
Jawab Kebutuhan Pergudangan...
Jawab Kebutuhan Pergudangan Modern, Accord Bizpark Parung Diluncurkan
Rekomendasi
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved