Tangis Wali Kota Airin Pecah: Keajaiban Allah Itu Pasti Ada
Selasa, 14 April 2020 - 20:17 WIB
loading...
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany bicara terbata-bata sembari memohon doa kepada Allah agar wabah Covid-19 cepat menghilang dan berakhir. Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Suara Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany bergetar. Bicaranya terbata-bata sembari memohon doa kepada Allah agar wabah Covid-19 cepat menghilang dan berakhir.
Tangis Airin pun pecah. Ia berharap keajaiban itu datang saat Ramadhan, sehingga warga Tangsel dan seluruh penduduk bumi pada umumnya tetap bisa menjalankan ibadah salat tarawih dan Idul Fitri berjamaah, serta kumpul bersama keluarga merayakan kemenangan Idul Fitri.
"Insya Allah, keajaiban Allah itu pasti ada. Covid-19 akan hilang. Itu akan dilakukan oleh Allah. Tapi sebagai umat-Nya, kita harus berikhtiar," katanya di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Ciater, Serpong, Selasa (14/4/2020).
Airin mengaku masih bersyukur punya warga Tangsel yang sangat toleran. Namun di sisi lain dia juga sedih karena masih ada warga yang menolak pasien terkena wabah virus Corona.
"Saya sangat sedih ketika melihat adanya pasien covid-19 yang dikucilkan. Saya tidak ingin hal seperti itu terjadi lagi. Mari kita suport agar para pasien covid ini untuk sembuh, jangan dikucilkan ya," bebernya.
Tangis Airin pun pecah. Ia berharap keajaiban itu datang saat Ramadhan, sehingga warga Tangsel dan seluruh penduduk bumi pada umumnya tetap bisa menjalankan ibadah salat tarawih dan Idul Fitri berjamaah, serta kumpul bersama keluarga merayakan kemenangan Idul Fitri.
"Insya Allah, keajaiban Allah itu pasti ada. Covid-19 akan hilang. Itu akan dilakukan oleh Allah. Tapi sebagai umat-Nya, kita harus berikhtiar," katanya di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Ciater, Serpong, Selasa (14/4/2020).
Airin mengaku masih bersyukur punya warga Tangsel yang sangat toleran. Namun di sisi lain dia juga sedih karena masih ada warga yang menolak pasien terkena wabah virus Corona.
"Saya sangat sedih ketika melihat adanya pasien covid-19 yang dikucilkan. Saya tidak ingin hal seperti itu terjadi lagi. Mari kita suport agar para pasien covid ini untuk sembuh, jangan dikucilkan ya," bebernya.
Lihat Juga :