YouTuber Fajar Aditya Siap Kawal Tuntas Kasus Vina Cirebon

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:25 WIB
loading...
YouTuber Fajar Aditya...
YouTuber Fajar Aditya siap mengawal kasus pembunuhan Vina Cirebon sampai tuntas. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Kasus pembunuhan sepasang kekasih yakni Vina dan Rizky atau Eky di Cirebon pada 2016, kembali jadi sorotan. Ini terjadi usai film Vina: Sebelum 7 Hari dirilis, dan jadi perhatian publik.

Usai film tersebut tayang, polisi tak lama kemudian menangkap salah satu buronan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yakni Pegi Setiawan alias Perong. Adapun kasus pembunuhan Vina dan Eky juga menjadi perhatian warganet atau netizen. Berbagai spekulasi muncul di dunia maya terkait perkara itu.

Kasus pembunuhan disertai perkosaan tersebut juga ikut menjadi perhatian YouTuber Fajar Aditya. Pemilik akun @RJL5-FAJARADITYA itu mengaku senang saat tertangkapnya Pegi. Namun ia menyayangkan pro dan kontra warganet usai penangkapan pemuda yang disebut-sebut dalang pembunuhan Vina dan Eky itu.

Baca juga: LPSK Tawarkan Perlindungan kepada Aep Saksi Kasus Vina Cirebon

"Kasus Vina Cirebon mulai memasuki babak baru dengan ditangkap seorang pelaku yaitu Pegi alias Perong. Seharusnya kita bersyukur bila ternyata ia adalah orang yang selama ini dicari, tapi uniknya netizen malah terbagi dua dan menanyakan apakah benar ini Pegi yang asli dicari selama ini?" ujar Fajar, Sabtu (25/5/2024).

Melalui akun media sosialnya, Fajar memang kerap mengunggah konten terkait pembunuhan Vina dan Eky. Video terbarunya di YouTube, membahas kasus Vina Cirebon bersama pakar psikolog forensik Reza Indragiri, yang mengupas tuntas dari hulu ke hilir tiap-tiap temuan baru terkait kasus Vina Cirebon.

Baca juga: Kesaksian Pemuda Cikarang di Lokasi Pembunuhan Vina Cirebon: Dilempari Batu lalu Dikejar

Fajar sendiri mengaku sempat bingung dengan para pelaku, lantaran bisa sampai berbuat sekejam itu. "Tapi dengan kemunculan Saka makin membuat saya menjadi bingung. Loh loh loh, kok jadi gini ceritanya?" kata mahasiswa S2 Antropologi Universitas Indonesia (UI) itu.

Fajar berharap agar muara kasus ini, bisa memberikan keadilan, utamanya bagi korban. Sehingga sila kelima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bisa terwujud.

"Semua publik menunggu kebenaran siapa otak pembunuhan tragis Vina dan Eky, kita sebagai YouTuber se-Indonesia akan mengawal kasus ini agar memiliki nilai informatif di khalayak publik, agar memberikan informasi yang mencerdaskan ke publik," tandas pemilik akun TikTok @donfajaraditya ini.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Rekomendasi
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Berita Terkini
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved