Ratusan Mahasiswa Universitas Brawijaya Demo Tolak Kenaikan UKT, Diwarnai Aksi Saling Dorong

Jum'at, 24 Mei 2024 - 17:53 WIB
loading...
Ratusan Mahasiswa Universitas...
Ratusan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berdemonstrasi menyoroti kenaikan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT). Foto/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Ratusan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berdemonstrasi menyoroti kenaikan biaya Uang Kuliah Tunggal ( UKT ). Para mahasiswa ini melakukan aksinya di dalam kampus di area Gedung Rektorat Universitas Brawijaya (UB).

Para mahasiswa bergerak berjalan kaki melakukan aksinya dari area kantin CL ke depan Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, pada Rabu (22/5/2024) siang. Selama berjalan kaki itulah massa aksi tak henti-hentinya meneriakkan yel-yel mengecam kebijakan kenaikan UKT yang dilakukan pihak rektorat.

Setibanya di lobi depan Gedung Rektorat UB, massa sudah dihadang oleh belasan petugas keamanan dan terus berorasi. Bahkan massa juga membawa sebuah poster kecil bertuliskan 'orang miskin dilarang kuliah', dengan foto Rektor Universitas Brawijaya Prof Widodo.

Baca juga; Demo 26 Tahun Reformasi, Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Kota Malang

Suasana demonstrasi sempat tegang dan mencekam, saat pihak rektorat yakni Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Sumber Daya Universitas Brawijaya, Prof Muhammad Ali Safaat tak juga menemui massa aksi demostran.

Massa sempat terlibat aksi saling dorong dengan petugas keamanan. Teriakan umpatan juga mengiringi aksi meminta pihak rektorat dalam hal ini Wakil Rektor II bisa turun menemui para mahasiswa.

Setelah nyaris setengah jam akhirnya Wakil Rektor II menemui para demonstran. Di hadapan Prof Ali Safaat, massa menyampaikan tuntutannya agar Rektorat UB mau mendampingi mahasiswanya untuk beraudiensi dengan pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

“Kami mendesak untuk rektorat bersama kami mendesak Kemendikbud mengeskalasikan bantuan keuangan. Kedua kita akan mengekskalasikan secara nasional," ucap Satria Naufal Putra Ansar, Presiden Eksekutif Mahasiswa (EM), di sela-sela demonstrasi.

Baca juga; Protes Kenaikan UKT, Ketua BEM UNY Diintimidasi Beasiswa Bakal Dicabut

Pihaknya tengah berkomunikasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi, secara nasional guna menyampaikan tuntutannya ke Kemendikbudristek.

“Secepatnya kami akan berkoordinasi menyentuh di nasional untuk, Permendikbud langsung. Kemudian kami mengeskalasikan secara nasional untuk aksi di Jakarta," ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Rektor II UB Prof Muhammad Ali Safaat menyebut, ada beberapa permintaan tuntutan mahasiswa yang akan diakomodir pihak rektorat. Bahkan ada beberapa mahasiswa yang sudah mengajukan keringanan UKT, dan itu sudah menjadi bagian dari tuntutan mahasiswa.

“Tentu kita menghargai, itu adalah hak mahasiswa melakukan aksi, mengkritisi kebijakan yang ada, dan itu juga eskalasi secara nasional. Tentu saja ada hal - hal yang bisa kita penuhi, karena itu kan sifatnya banyak tuntutan,” ungkap Ali Safaat.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekomendasi
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
Akibat Naik 5 hingga...
Akibat Naik 5 hingga Kali Lipat, Ratusan Warga Tolak Bayar PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved