Nasib Terkini Para Terpidana Kasus Vina Cirebon, Klaim Tidak Saling Kenal hingga Dibilang Gangguan Jiwa

Kamis, 23 Mei 2024 - 14:17 WIB
loading...
Nasib Terkini Para Terpidana...
Kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon pada 2016 belum tuntas. 2 Pelaku masih buron. Pelaku mengklaim tak saling kenal hingga dibilang gangguan jiwa. Foto/Tangkapan Layar
A A A
BANDUNG - KASUS pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon kembali menyita perhatian publik usai kemunculan film berjudul Vina: Sebelum Tujuh Hari. Sebagaimana diketahui, film tersebut diangkat dari kisah nyata tentang pembunuhan Vina dan pacarnya oleh sekelompok geng motor pada 2016 lalu.

Meski sudah berlalu bertahun-tahun, kasus Vina Cirebon belum tuntas. Pada pengembangan kasus ini, sembilan dari 11 pelaku sudah berhasil ditangkap.

Baca juga: Hampir 8 Tahun Berlalu, 3 Pembunuh dan Pemerkosa Vina di Cirebon Masih Bebas Berkeliaran

Identitas mereka yakni Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman dan Rivaldi Aditya Wardana divonis penjara seumur hidup. Sementara Saka Tatal yang masih di bawah umur divonis 8 tahun penjara.

Terbaru, pelaku atas nama Pegi alias Perong juga sudah tertangkap. Artinya, masih ada 2 pelaku lain yang masih buron, yaitu Andi dan Dani.



Lalu, bagaimana kondisi mereka saat ini? Simak informasinya berikut.

Nasib Terkini Terpidana Kasus Vina Cirebon


Sepanjang bergulirnya kasus pembunuhan Vina Cirebon, polisi mengantongi nama 11 pelaku. Masing-masing dari mereka adalah Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana, Saka Tatal, Andi, Dani dan Pegi alias Perong.

Baca juga: Polisi Belum Tunjukkan Foto Wajah Pegi Perong Kasus Vina Cirebon, Kenapa?

Pada 11 nama di atas, 9 di antaranya sudah berhasil diringkus. Sementara 2 yang masih buron adalah Andi dan Dani.

Delapan pelaku yang tertangkap sudah dijatuhi hukuman. Sedangkan satu pelaku lain dikabarkan baru tertangkap, yakni Pegi alias Perong.

1. Klaim Tidak Saling Kenal


Pada proses penyelidikan yang terus berlangsung, ada sejumlah hal menarik yang disampaikan para terpidana. Misalnya, mereka mengklaim tidak mengenal satu sama lain.

Hal ini disampaikan pengacara lima terpidana kasus pembunuhan Vina, yakni Jogi Nainggolan pada dialog spesial 'Rakyat Bersuara: Kasus Vina, Kenapa Pelaku Lama Ditemukan?' di iNews TV, Selasa (21/5/2024).

Menurutnya, secara general berita acara pemeriksaan (BAP) pertama kelima kliennya mengaku bukan bagian dari geng motor. Selain itu, mereka juga tidak mengenal kedua korban dan DPO.

“Kalau dilihat secara general BAP 1, bahwa mereka bukan bagian dari geng motor, tidak kenal dengan kedua korban dan tidak kenal juga dengan DPO yang ada dalam berkas perkara," ujar Jogi seperti dikutip, Rabu (22/5/2024).

2. Disebut Alami Gangguan Mental


Kemudian, ada pula terpidana yang disebutkan oleh kuasa hukumnya sebagai orang dengan keterbelakangan mental. Ia adalah Sudirman yang dijatuhi hukuman seumur hidup.

Menurut kuasa hukumnya, Titin Prilianti, Sudirman adalah sosok yang sulit diajak bicara. Ia memiliki gangguan keterbelakangan mental.

Namun, dalam berkas putusan, Sudirman disebutkan memiliki peran dalam kasus Vina dengan melempari batu hingga ikut memukul dengan tangan kosong.

3. Dipindahkan ke Bandung


Terbaru, tujuh terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon dipindahkan dari Lapas Cirebon ke Lapas Banceuy dan Rutan Kebonwaru Bandung. Hal ini dilakukan untuk membantu proses penyelidikan oleh Polda Jabar.

Adapun tiga narapidana telah dipindahkan ke Lapas Banceuy. Sementara empat lainnya dipindahkan di Rutan Kebonwaru, Kota Bandung.

Demikian ulasan mengenai nasib terkini para terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Deteksi Kesehatan Dini...
Deteksi Kesehatan Dini di Cirebon, 6 dari 10 Peserta Berisiko Tinggi
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Rekomendasi
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
6 Tentara Israel Bunuh...
6 Tentara Israel Bunuh Diri, Ribuan Lainnya Gangguan Jiwa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved