Rekonstruksi Kasus Aborsi: Tersangka Bayar Rp27 Juta karena Janin Sudah Besar

Rabu, 19 Agustus 2020 - 16:34 WIB
loading...
Rekonstruksi Kasus Aborsi:...
Rekonstruksi kasus klinik aborsi ilegal dilaksanakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Raden Saleh I, Jakarta Pusat, dan diikuti semua tersangka. SINDOnews/Helmi Syarif
A A A
JAKARTA - Rekonstruksi klinik aborsi ilegal yang dimulai pukul 13.00 WIB diawali dengan kedatangan pasien ke lokasi dengan dijemput oleh salah satu calo atau penghubung. Rekonstruksi dilaksanakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Raden Saleh I, Jakarta Pusat, dan diikuti semua tersangka.

Adegan diawali ketika seorang tersangka menghubungi pelaku untuk melaksanakan aborsi. Setelah itu, tersangka menjemput pasien, tersangka berinisial C dan ayah dari janin berinisial Ri, hingga melakukan aborsi pada Rabu, (29/8). "Adegan tersangka C dan R membayar uang USG sebesar Rp300.000," kata salah satu penyidik membacakan adegan di lokasi. (Baca juga; Gelar Rekonstruksi, 17 Tersangka Kasus Aborsi Peragakan 41 Adegan )

Proses berikutnya, yakni penawaran harga proses aborsi. Karena janin yang akan digugurkan sudah besar, maka biaya aborsi juga besar. "Adegan 11, tersangka L, C, R, E, dan Ai duduk di meja dan melakukan negosiasi terkait biaya aborsi yang awalnya Rp30 juta ditawar Rp3 juta menjadi Rp27 juta," jelasnya.

Sore harinya, pasien aborsi pulang ke wilayah Bandung dan kembali ke klinik itu pada 3 Agustus 2020 untuk melakukan aborsi. Proses adegan aborsi itu pun dimulai. Di sini diperllihatkan bagaimana para tersangka melakukan penyedotan terhadap janin bayi hingga dimusnahkan dengan asam sulfat hingga hancur. (Baca juga; Praktik Aborsi Ilegal, Selama 15 Bulan Ribuan Janin Dibunuh )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Rekomendasi
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Infografis
Menkominfo Johnny G...
Menkominfo Johnny G Plate Tersangka Kasus Korupsi BAKTI Kominfo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved