alexametrics

BPKP Kalteng Dampingi Penyusunan Manajemen Risiko di SOPD Kobar

loading...
BPKP Kalteng Dampingi Penyusunan Manajemen Risiko di SOPD Kobar
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Tengah melaksanakan pendampingan penyusunan manajemen risiko pada Struktur Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Kotawaringin Barat. Foto iNews TV/Sigit D
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Tengah melaksanakan pendampingan penyusunan manajemen risiko pada Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Pendampingan Penyusunan Manajemen Risiko dilakukan selama 2 hari mulai 11-13 Februari 2019 di Aula Inspektorat Kobar.

Ketua Tim Bimtek Peningkatan Kapabilitas APIP Level 3, Johan Arifin mengatakan, untuk meningkatkan kinerja SOPD dan Kapabilitas APIP harus ada manajemen risiko di setiap SOPD.

“Tujuan pendampingan Penyusunan Manajemen Risiko agar OPD mampu menganalisis risiko di tingkat program sehingga berdampak pada peningkatan kinerja masing-masing OPD. Selain itu untuk meningkatkan Kapabilitas APIP Kobar di Level 3,” ujar Johan Arifin usai memberi materi pendampingan, Kamis (14/2/2019).



Johan menambahkan, manajemen risiko ini dimaksudkan agar kegiatan setiap OPD dapat diketahui yang paling berisiko dan kurang berisiko. Data ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur untuk mengantisipasi kemungkinan risiko yang sudah diperkirakan akan terjadi.

“Manajemen risiko sangat penting agar setiap program atau kegiatan dapat ketahui tingkat risikonya dan SOPD mampu mengantisipasi kemungkinan risiko yang sudah diperkirakan akan terjadi. Harapannya dalam 2 hari SOPD bisa menyusun manajemen risiko tersebut,” paparnya.

SOPD yang ikut dalam kegiatan pendampingan Penyusunan Manajemen Risiko yaitu Diskominfo Statistik dan persandian, Dinas Pariwisata, Disperindagkop UKM, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disnakertrans, DP3AP2KB serta DPMD.

Bimtek yang digelar sangat menarik antusias peserta. Para peserta mengaku kegiatan tersebut bisa menambah pengetahuan untuk menyusun manajemen risiko .

"Acara ini bagus sekali karena tidak hanya bermanfaat untuk SOPD namun juga bagi kami sebagai Auditor,” ujar seorang peserta dari Inspektorat, Ahmad Hidayatnoor.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak