alexametrics

Panglima TNI Siapkan Operasi Penegakan Hukum Terhadap OPM

loading...
Panglima TNI Siapkan Operasi Penegakan Hukum Terhadap OPM
Panglima TNI Hadi Tjahjanto akan terus melakukan tindakan kepada OPM karena banyaknya aksi separatis mereka. Treatment tersebut yakni dengan satu operasi yang disebut dengan operasi penegakan hukum. Foto Panglima TNI/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Panglima TNI Hadi Tjahjanto akan terus melakukan tindakan kepada Organisasi Papua Merdeka (OPM) karena banyaknya aksi separatis mereka. Treatment tersebut yakni dengan satu operasi yang disebut dengan operasi penegakan hukum.

"Disamping itu ada operasi yang non tempur yang akan kita gelar disana seperti yang kita sampaikan tadi kita ulangi bahwa operasi teritorial dan operasi psikologis itu akan kita gelar disana," ujar Hadi di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Hal ini menanggapi terkait salah seorang anggota Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Yonif 751 Raider yang bermarkas di Sentani, Praka Nazarudin yang gugur akibat terkena tembakan saat sedang berpatroli di Distrik Mapenduma, Kabupaten Nduga, Papua, pada Senin pagi (28/1/2019). Diduga Nazarudin baku tembak dengan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM).



Untuk itu, selain operasi penegakan hukum dan non tempur, Hadi menyebut pihaknya juga akan melakukan pendekatan dari hati ke hati. Dan sebisa mungkin akan memenuhi apa yang OPM inginkan.

"Mungkin keinginan mereka bahwa penyerapan tenaga kerja pembangunan trans Papua dari lokal, kita akan penuhi lokal kita akan bicara dengan kepala suku yang disana dan akan kita serap semuanya itupun saya sudah bekerja sama dengan PUPR BUMN untuk bisa mewadahi keinginan-keinginan mereka itulah yang kita perlukan apa sih keinginannya akan kita wadahi itu," jelasnya

Hadi menyebut, TNI juga menggunakan operasi psikologi serta operasi teritorial yang akan digelar di Papua. Karena menurut Hadi, rakyat Papua adalah kawan dari TNI juga.

"Sehingga rakyat Papua, tidak melihat TNI berbaju loreng turun di lapangan, mereka tidak ketakutan, mereka akan dekat dengan kita. Dengan cara adalah mungkin kita mendekati masyarakat, apa sih keinginan mereka, akan kita wadahi, yang penting jangan keinginan merdeka, itu saja, yang lain akan kita penuhi," tuturnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak