Kronologi Siswi SMP Disebar Foto Vulgarnya, Berawal Kenalan di Aplikasi Pencari Jodoh Berujung Video Call

Senin, 06 Mei 2024 - 15:58 WIB
loading...
Kronologi Siswi SMP...
Siswi SMP di Kota Malang, R (15) menjadi korban penyebaran foto vulgar oleh M Sobri (24) pria asal Banjarnegara berawal dari kenalan di aplikasi pencari jodoh. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Siswi SMP di Kota Malang menjadi korban penyebaran foto vulgar oleh pria asal Banjarnegara, Jawa Tengah. Pelaku yakni M Sobri (24) warga Punggelan, Banjarnegara, Jawa Tengah mengenal R (15), pelajar SMP di Kota Malang.

"Jadi awalnya korban dan pelaku ini berkenalan melalui aplikasi Litmatch. Aplikasinya jadi seperti semacam dating atau aplikasi pencari jodoh seperti itu," kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto di Mapolresta Malang Kota, Senin (6/5/2024).

Baca juga: Video Bugil 6 Detik Siswi SMP Bersama Kekasih Gegerkan Tasikmalaya

Korban nekat menggunakan aplikasi pencari jodoh, karena memasuki remaja dan ingin mencari tahu beberapa hal baru.

Tetapi perkenalannya dengan Sobri, justru dimanfaatkan oleh pria yang bekerja di sebuah pangkalan elpiji di Bekasi, Jawa Barat itu untuk keperluan asusila.



"Korban ini karena usia ya, usia anak-anak, usia menjelang dewasa ataupun remaja, ini kan memang rentan. Dia rasa penasarannya tinggi ingin menjelajahi dunia luar, namun tidak ada kontrol dari keluarga, atau pun dari orang tua. Jadi nasib buruk ketemunya yang model seperti ini akhirnya terjadilah tindak pidana ini," ungkap dia.

Kedekatan antara pelaku dan bujuk rayu, pelaku akhirnya berhasil membawa R, siswi yang sehari-hari mengenakan jilbab, suatu saat melakukan panggilan video tanpa jilbab.

Baca juga: Viral Video Syur di Citeureup Bogor, Pemerannya Anak SMP

Dari sanalah pelaku akhirnya merekam dalam bentuk screenshot foto dari sebuah panggilan video itu, serta memanfaatkannya.

"Korban ini kan sebenarnya belum boleh untuk menjalin hubungan dengan laki-laki oleh orang tuanya. Kemudian pelaku ini mengancam nanti akan saya sebarkan foto (tidak berjilbab) kamu, yang tidak memakai penutup seperti itu akhirnya korban, karena takut dengan ancaman menuruti kemauan pelaku, sehingga eskalasinya semakin meningkat," jelasnya.

Bahkan beberapa kali tersangka meminta R, untuk foto asusila menunjukkan bagian tubuh pribadinya, termasuk melalui panggilan video. Pelaku terus mengancam korban, hingga akhirnya korban diancam akan menyebarkan foto-foto dan video yang direkam, dari panggilan video atau video call.

"Pelaku membuat akun fake untuk memposting foto-foto asusila dari korban ini, dan juga men-tag akun Instagram dari korban, sehingga teman-teman korban bisa mengakses foto-foto tersebut," terangnya.

Ulah pelaku membuat korban malu, hingga akhirnya memberanikan untuk bercerita ke orang tuanya yang merupakan guru. Dari sanalah, akhirnya orang tua korban melapor ke Satreskrim Polresta Malang Kota. Sementara korban masih mendapatkan pendampingan dari tim trauma healing Polresta Malang Kota dan Dinas Sosial (Dinsos).

"Saat ini korban masih trauma dan belum mau sekolah. Kita punya tim trauma healing kemudian jika juga melibatkan beberapa psikolog dari akademisi, dari beberapa kampus di Kota Malang, untuk secepatnya trauma psikologis ini bisa pulih dan korban bisa kembali sekolah," paparnya.

Di sisi lain, Sobri menuturkan, bila ia dan korban baru berkenalan kurang lebih dua bulan lalu. Intensitas komunitas, dan bujuk rayu membuatnya akhirnya leluasa merayu siswi SMP di Kota Malang, mengirimkan foto-foto asusilanya. "Kenal sekitar dua bulan," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Rekomendasi
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved