Perjalanan Komuter di Bintaro dan Alam Sutera melalui Armada Mikromobilitas Meningkat
Kamis, 02 Mei 2024 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Ini menggambarkan pasar komuter di kawasan Bintaro dan Alam Sutera berkembang cukup pesat dalam beberapa bulan terakhir ini.
Secara spesifik, pihaknya melihat peningkatan perjalanan dengan Beam Mobility pada kawasan permukiman mandiri Bintaro, khususnya area perkantoran dan stasiun KRL.
Berdasarkan data operasional penggunaan armada Beam Mobility, perjalanan dari Stasiun Pondok Ranji Baru dan Stasiun Jurang Mangu menjadi salah satu kontributor yang signifikan bagi jumlah perjalanan komuter di Bintaro dengan 4.157 perjalanan dari 4 titik parkir saja, disusul perjalanan yang dilakukan dari beberapa area apartemen di Bintaro sebanyak 1.702 dari 5 titik parkir.
“Dan tren penggunaan layanan mikromobilitas bagi para komuter ini sebenarnya merupakan tren global. Secara layanan Beam Mobility seperti di Korea Selatan dan Australia serta Selandia Baru didominasi oleh para komuter,” katanya.
Ika Siswanti, warga Bintaro yang juga pengguna setia layanan Beam Mobility mengungkapkan alasan utama mengapa setia menggunakan layanan ini sebagai pengguna KRL Commuter Line setiap harinya.
"Saya membutuhkan moda transportasi yang cepat dan efisien dalam hal biaya untuk menuju stasiun kereta terdekat, dan hingga detik ini armada Beam Mobility selalu memenuhi ekspektasi saya. Beam Mobility juga telah menjadi armada pilihan dibanding moda transportasi lain ketika menjelajah area Bintaro," ujarnya.
Secara spesifik, pihaknya melihat peningkatan perjalanan dengan Beam Mobility pada kawasan permukiman mandiri Bintaro, khususnya area perkantoran dan stasiun KRL.
Berdasarkan data operasional penggunaan armada Beam Mobility, perjalanan dari Stasiun Pondok Ranji Baru dan Stasiun Jurang Mangu menjadi salah satu kontributor yang signifikan bagi jumlah perjalanan komuter di Bintaro dengan 4.157 perjalanan dari 4 titik parkir saja, disusul perjalanan yang dilakukan dari beberapa area apartemen di Bintaro sebanyak 1.702 dari 5 titik parkir.
“Dan tren penggunaan layanan mikromobilitas bagi para komuter ini sebenarnya merupakan tren global. Secara layanan Beam Mobility seperti di Korea Selatan dan Australia serta Selandia Baru didominasi oleh para komuter,” katanya.
Ika Siswanti, warga Bintaro yang juga pengguna setia layanan Beam Mobility mengungkapkan alasan utama mengapa setia menggunakan layanan ini sebagai pengguna KRL Commuter Line setiap harinya.
"Saya membutuhkan moda transportasi yang cepat dan efisien dalam hal biaya untuk menuju stasiun kereta terdekat, dan hingga detik ini armada Beam Mobility selalu memenuhi ekspektasi saya. Beam Mobility juga telah menjadi armada pilihan dibanding moda transportasi lain ketika menjelajah area Bintaro," ujarnya.
Lihat Juga :