Wartawan Diintimidasi Saat Ambil Gambar Proyek Tol Cibitung-Cilincing

Selasa, 18 Agustus 2020 - 15:07 WIB
loading...
Wartawan Diintimidasi...
Pekerja proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing saat menegur wartawan yang meliput proyek tersebut. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Intimidasi terhadap wartawan yang sedang menjalankan profesinya sebagai pencari dan pewarta informasi publik masih saja terjadi. Kali ini, dua wartawan televisi nasional Fakih (Trans TV) dan Apriyanto (RTV) mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat sedang mengambil gambar proyek konstruksi pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang diduga bermasalah.

"Jadi tadi saya pas lagi ambil gambar proyek tapi dari luar lingkungan proyek, sempat didatangi oleh salah satu pekerja proyek. Lalu saat menghampiri kami dia melarang kami untuk ambil gambar dan sempat menempak kamera yang dipakai teman saya," kata Fakih saat ditemui, Selasa (18/8/2020). (Baca juga: Beroperasi Selama 5 Tahun, Klinik Aborsi di Senen Dibongkar Polisi )

Melihat perlakuan yang tidak mengenakan tersebut, Fakih dan pekerja yang tidak diketahui identitasnya tersebut sempat beradu argumen. "Saya bilang, pak, jangan begitu. Siapa yang melarang ambil gambar? Kami kerja dilindungi undang-undang. Jangan main asal mukul begitu, saya kan ada di jalan pak, saya di ruang publik," ucap Fakih. (Baca juga: Wajib Dibubarkan, Anies Perintahkan Seluruh Lurah Keliling Awasi Lomba 17-an )

Melihat situasi yang sedikit memanas, rekan pekerja proyek tersebut mendekati dan membawa rekannya yang telah memukul dan melarang wartawan meliput. Tanpa basa basi, keduanya meninggalkan wartawan dan tidak ada ucapan apapun yang diberikan.
Sebelumnya, Minggu 16 Agustus 2020 sore, proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi IV di Jalan Sungai Tiram RW 006 Kelurahan Marunda Cilincing, Jakarta Utara, ambruk. Proyek yang dikelola PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melukai pekerjanya yang langsung dibawa ke RS Citra Harapan Indah, Bekasi, untuk mendapatkan perawatan.

Plt. Sekretaris Perusahaan WSBP, Ales Okta Pratama mengatakan, terkait dengan adanya kejadian pada Proyek Cibitung-Cilincing PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) Seksi IV telah membentuk tim internal untuk melakukan investigasi.

"Atas kejadian ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Pekerjaan perbaikan akan segera mulai dilakukan. WSBP terus berkomitmen untuk menerapkan dan mengedepankan prosedur K3 dalam setiap proses pekerjaan di seluruh unit perusahaan," Ucap Ales melalui keterangan tertulis, Senin 17 Agustus 2020.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Forum Pemred Minta Hotman...
Forum Pemred Minta Hotman Paris Hormati Profesi Wartawan
Rekomendasi
Sarwendah Ungkap Alasan...
Sarwendah Ungkap Alasan Pindah Rumah, Didatangi Debt Collector hingga Ancaman Dilelang
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Berita Terkini
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved