Tahanan Polres Cianjur Tewas Diduga Minum Deterjen, Keluarga Korban: Banyak Kejanggalan!

Minggu, 21 April 2024 - 21:03 WIB
loading...
Tahanan Polres Cianjur...
Tahanan Polres Cianjur, Muhamad Yusuf alias Bison tewas diduga akibat meminum cairan deterjen di WC ruang tahanan. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
CIANJUR - Seorang tahanan di Polres Cianjur, Jawa Barat Muhamad Yusuf (54) alias Bison tewas diduga akibat meminum cairan deterjen di WC ruang tahanan pada Sabtu (20/4/2024).

Bison yang merupakan tahanan dalam kasus pengeroyokan ditemukan tergeletak oleh seorang tahanan lainnya dan langsung melaporkannya ke petugas jaga.

Baca juga: Tahanan Tewas, Kapolsek Lubuklinggau Utara Dicopot

Petugas jaga pun langsung membawa Bison ke RS Bhayangkara Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak dapat terselamatkan.

Setelah itu, jenazah korban pun langsung di bawa ke kamar jenazah RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.



Sementara itu, anak kandung korban, Rangga Pratama (24) mengatakan, banyak kejanggalan dalam kejadian yang menimpa ayahnya.

"Banyak kejanggalan dari awal ditangkapnya, karena surat penangkapan dan penahanannya baru datang beberapa hari berikutnya. Terus sekarang tiba-tiba saja keluarga dikabarkan kalau ayah saya meninggal karena minum deterjen di WC ruang tahanan Mapolres," tuturnya, kepada wartawan, Minggu (21/4/2024).

Baca juga: Tahanan Tewas Lebam-lebam, 6 Anggota Polrestabes Makassar Dimutasi

Selain itu pada saat sebelum penangkapan, pihak keluarga korban menyebut korban tidak memiliki bagian tubuh yang luka.

Namun pada saat meninggal korban banyak luka di bagian kaki maupun wajah.

"Seperti luka pada bagian kedua kakinya, luka bolong. Padahal, ayah saya tidak punya riwayat penyakit gula (diabetes). Terus luka lebam. Ayah saya tidak pernah ada luka ditubuhnya," jelasnya.

Rangga menyebutkan, polisi juga terkesan tidak mencoba menghalangi permintaan autopsi pada jenazah korban dengan alasan proses autopsi harus menunggu jadwal dokter forensik hingga beberapa waktu kedepan.

"Awalnya saya minta untuk di autopsi, karena polisi menyebutkan proses autopsi harus menunggu jadwal dokter forensik beberapa waktu ke depan. Kami yang kasihan dengan kondisi jenazahnya dan tidak ingin melama-lamakannya terpaksa menuruti dan kembali mencabut permintaan tersebut," ungkapnya.

Selain itu, pihak keluargapun mempertanyakan kurangnya pengawasan di dalam lingkungan sel tahanan Polres Cianjur.

"Padahal untuk celana panjang dan sarung saja tidak boleh masuk ke dalam sel, apalagi ini cairan deterjen kok bisa masuk ini kan jelas bahan yang dapat membahayakan, karena dapat digunakan penghuni untuk hal yang tidak diinginkan," terangnya.

Jenazah korban, sambung Rangga dimakamkan di pemakaman umum tidak jauh dari rumah duka di kawasan Pasir Gede, Cianjur, Minggu (21/4/2024).

"Saat pemakaman juga hadir beberapa pejabat polisi dari Polres Cianjur. Mereka juga memberikan santunan bagi keluarga," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, seorang tahanan itu tewas setelah meminum cairan deterjen di dalam kamar mandi ruang tahanan Mapolres.

"Berdasarkan penyelidikan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di R Bhayangkara. Akibat minum cairan deterjen. Saat ini sudah dimakamkan dan pihak keluarga sudah menerima kejadian ini," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Perpanjang...
Polda Metro Jaya Perpanjang Penahanan Richard Lee hingga 3 Juni
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
130 Tahanan Risiko Tinggi...
130 Tahanan Risiko Tinggi Kembali Dipindahkan ke Nusakambangan
Kapolres Jakarta Selatan...
Kapolres Jakarta Selatan Benarkan Ayah Tiri Alvaro Tewas saat di Dalam Tahanan
16 Tahanan Demo Jakarta...
16 Tahanan Demo Jakarta Dikabarkan Mogok Makan, Ade Ary: Nanti Penyidik yang Mempertimbangkan
Bebas dari Tahanan,...
Bebas dari Tahanan, Hasto Kristiyanto Makan Sate Padang di Taman Menteng
360 Anak dan 84 Perempuan...
360 Anak dan 84 Perempuan Palestina Terpaksa Sambut Iduladha di Penjara Israel
Penampakan Mantan Anggota...
Penampakan Mantan Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Pakai Rompi Tahanan
KPK Fasilitasi 8 Tahanan...
KPK Fasilitasi 8 Tahanan Beribadah di Peringatan Kenaikan Yesus Kristus
Rekomendasi
True Love In Disguise,...
'True Love In Disguise', Drama China Romantis tentang Kencan Buta Penuh Rahasia di V+Short
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Berita Terkini
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Polri Tetapkan 287 WNA...
Polri Tetapkan 287 WNA Tersangka Kasus Markas Judi Online Jalan Hayam Wuruk Jakarta
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved