Massa Aksi 164 Istigasah Kubro Gelar Salat Asar Berjamaah di Patung Kuda

Selasa, 16 April 2024 - 16:54 WIB
loading...
Massa Aksi 164 Istigasah...
Ratusan peserta Aksi 164 Istigasah Kubro salat asar berjamaah di depan Patung Kuda, Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2024). FOTO/MPI/WIDYA MICHELLA
A A A
JAKARTA - Ratusan peserta Aksi 164 Istigasah Kubro salat asar berjamaah di depan Patung Kuda, Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2024). Aksi ini mendorong Mahkamah Konstitusi (MK) mengambil keputusan yang seadil-adilnya dalam perkara sengketa Pilpres 2024.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, usai azan berkumandang, mereka berbondong-bondong untuk mengambil air wudu. Cara unik diambil massa aksi mulai dari berwudhu menggunakan botol air mineral hingga mencelupkan kaki di bawah air Patung Kuda, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Kami izin pakai air di bawah Patung Kuda, walaupun punya rakyat kita izin ke pemerintah," kata MC di atas mobil komando.



Kemudian pada pukul 15.23 WIB, ratusan massa aksi duduk memenuhi saf dan tempat salat yang disediakan oleh panitia. Mereka terlihat khusuk dan khidmat menjalani salat berjamaah di sepanjang jalan merdeka Barat, depan Gedung Indosat.

Sebagai informasi, Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) tampak hadir mengawal Aksi 164 Istigasah Kubro di depan Patung Kuda, Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2024). Setidaknya ada puluhan orang yang hadir di antaranya Ketua Tim Hukum Timnas AMIN Ari Yusuf Amir dan Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi Alaydrus, Direktur Eksekutif Tim Hukum Timnas AMIN Zuhad Aji Firmantoro dan lain-lain.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Tim Hukum Timnas AMIN Zuhad Aji Firmantoro mengatakan pihaknya memohon agar cawapres Gibran Rakabuming Raka didiskualifikasi dalam pemilu 2024. Serta dilakukan pemungutan suara ulang.

Baca juga: Ikuti Aksi 164 Istigasah Kubro, Timnas AMIN Optimistis Tuntutan Diskualifikasi Gibran Dikabulkan MK

"Gibran, Jokowi akibat kesalahan dua orang ini kan fatal bagi perolehan suara Pak Prabowo. Pak Prabowo menang dengan jujur kalau tidak ada masuk unsur-unsur ini, sehingga putusan yang adil itu menurut kami adalah sesuai tuntutan yang kami sampaikan itu," katanya.

"Diskualifikasi 02, dan pemungutan suara ulang. Kalau kita kalah lagi ya sudah, tapi kalau prosedur itu kita hormati betul," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap Berjamaah! Panduan...
Siap Berjamaah! Panduan Niat Salat Tarawih 11 dan 23 Rakaat yang Penting Diketahui
Gudang di Sibolga Dijarah...
Gudang di Sibolga Dijarah Massa, Bos Bulog: Kami Memahami Dinamika di Lapangan
Ini 5 Prosedur Terbaru...
Ini 5 Prosedur Terbaru Polri dalam Penanganan Demo, Tak Boleh Reaktif
Rekomendasi
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Australia Lolos ke 32...
Australia Lolos ke 32 Besar usai Bermain Imbang Lawan Paraguay
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Berita Terkini
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved