alexametrics

Pasca-Banjir Pangandaran, Warga Mulai Terserang Penyakit Kulit

loading...
Pasca-Banjir Pangandaran, Warga Mulai Terserang Penyakit Kulit
Pascabanjir yang terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Pangandaran kini warga banyak yang mengalami penyakit kulit. Salah satu posko kesehatan/SINDOnews/Syamsul Maarif
A+ A-
PANGANDARAN - Pascabanjir yang terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Pangandaran kini warga banyak yang mengalami penyakit kulit. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Ahmad Marzuki mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya penanganan pascabanjir dengan membuka posko kesehatan di tiga lokasi.

"Kami sebelumnya membuka posko kesehatan dan menangani sejumlah pasien terdampak banjir," kata Yani.

Lokasi posko kesehatan tersebut diantaranya di Desa Bojong, Kecamatan Parigi juga di Desa Babakan, dan Desa Pananjung di Keamatan Pangandaran.

Posko kesehatan yang didirikan di Desa Bojong, Kecamatan Parigi dan Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, didirikan dilokasi terdampak banjir sedangkan di Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran didirikan dilokasi pengungsian korban banjir.

"Rata-rata korban dampak banjir mengalami penyakit kulit gatal-gatal dan kutu air," tambahnya.

Penanganan yang telah dilakukan, kata Yani diantaranya melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis dan pemberian obat.

"Penyebab penyakit kulit tersebut dampak dari kondisi air yang digunakan untuk keperluan rumah tangga dalam kondisi kotor setelah terjadi banjir," jelas Yani.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, warga korban banjir yang mengalami masalah kesehatan di Kecamatan Parigi dan Kecamatan Pangandaran berjumlah 210 orang dengan berbagai jenis penyakit.

Korban yang mengalami penyakit dermatitis sebanyak 90 orang, penyakit gastritis sebanyak 20 orang, penyakit chepalgia sebanyak 39 orang, penyakit hipertensi sebanyak 14 orang, penyakit ispa sebanyak 25 orang.

Selain itu korban terdampak banjir juga mengalami penyakit dyspepsia sebanyak 9 orang, penyakit stomatitis sebanyak 2 orang, penyakit gea sebanyak 2 orang, penyakit myalgia sebanyak 8 orang, penyakit vomitus sebanyak 1 orang.

"Kami mengimbau kepada warga terdampak banjir agar selalu menjaga kesehatan dengan baik dan segera memeriksakan kesehatan ke Puskesmas terdekat," pungkas Yani.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak