Ricuh Malam Takbiran di Mergangsan Jogja, 4 Peserta Dipukuli OTK Berpakaian Hitam-hitam
Rabu, 10 April 2024 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 4 Spot Menikmati Malam Takbiran di Jakarta
"Oleh keempat korban, temannya yang pingsan itu dinaikkan ke mobil pikap untuk dibawa ke klinik terdekat. Posisinya, Trias di bangku pengemudi, Nanda di tengah dan Wisnu di pinggir kiri. Kemudian ada tiga orang lagi di duduk di bak belakang," ujarnya.
Selain mereka, ada dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor melaju di depan mobil dengan maksud membuka jalan. Adapun, saat kejadian itu kondisi jalan ramai penuhi orang peserta takbir keliling.
Sesampainya di klinik, Nanda yang masih dalam keadaan tak sadarkan diri harus dirujuk ke RSUD Wirosaban. Mereka kemudian kembali membawa Nanda menggunakan mobil pikap tersebut.
Sesampainya di lokasi kejadian, lanjut Sujarwo, tepatnya di Jalan Tirtodipuran-Prawirotaman, mereka berpapasan dengan rombongan takbir keliling dengan pakaian serba hitam dan mengenakan surban kotak-kotak corak hitam putih hingga menutup jalan.
"Karena jalannya tertutup banyak orang, korban Oki Nur Hidayat meminta untuk dibukakan jalan dengan bilang ke warga, pak kritis, pak kritis, emergency," imbuhnya.
Karena tidak kunjung dibukakan jalan, Trias membunyikan klakson kendaraan, namun secara tiba-tiba Trias yang sedang mengemudi didatangi oleh satu orang laki-laki membawa kayu dan berteriak ke arah Trias sambil menarik baju dan memukulnya.
"Laki-laki itu teriak ke korban kowe meh nabrak aku ping telu (kamu mau menabrak saya tiga kali)," katanya.
"Oleh keempat korban, temannya yang pingsan itu dinaikkan ke mobil pikap untuk dibawa ke klinik terdekat. Posisinya, Trias di bangku pengemudi, Nanda di tengah dan Wisnu di pinggir kiri. Kemudian ada tiga orang lagi di duduk di bak belakang," ujarnya.
Selain mereka, ada dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor melaju di depan mobil dengan maksud membuka jalan. Adapun, saat kejadian itu kondisi jalan ramai penuhi orang peserta takbir keliling.
Sesampainya di klinik, Nanda yang masih dalam keadaan tak sadarkan diri harus dirujuk ke RSUD Wirosaban. Mereka kemudian kembali membawa Nanda menggunakan mobil pikap tersebut.
Sesampainya di lokasi kejadian, lanjut Sujarwo, tepatnya di Jalan Tirtodipuran-Prawirotaman, mereka berpapasan dengan rombongan takbir keliling dengan pakaian serba hitam dan mengenakan surban kotak-kotak corak hitam putih hingga menutup jalan.
"Karena jalannya tertutup banyak orang, korban Oki Nur Hidayat meminta untuk dibukakan jalan dengan bilang ke warga, pak kritis, pak kritis, emergency," imbuhnya.
Karena tidak kunjung dibukakan jalan, Trias membunyikan klakson kendaraan, namun secara tiba-tiba Trias yang sedang mengemudi didatangi oleh satu orang laki-laki membawa kayu dan berteriak ke arah Trias sambil menarik baju dan memukulnya.
"Laki-laki itu teriak ke korban kowe meh nabrak aku ping telu (kamu mau menabrak saya tiga kali)," katanya.
Lihat Juga :