Kisah Rakyat Kerajaan Kediri Bebas Pajak di Masa Pemerintahan Raja Jayabaya

Minggu, 07 April 2024 - 07:42 WIB
loading...
A A A
Dalam buku bertajuk "Membuka Tabir Ramalan Jayabaya di Era Reformasi" disebutkan apabila Pulau Jawa tinggal selebar daun kelor, maka akan ada jago kate berbulu kuning yang akan menguasai Pulau Jawa. Lamanya hanya seumur jagung. Jago kate berbulu kuning yang dimaksud kemungkinan besar adalah tentara Jepang yang berperawakan kecil dan kulit kuning.

Dalam catatan sejarah disebutkan kedatangan Jepang mengakhiri masa penjajahan Belanda di Indonesia. Penjajah Jepang juga hanya berkuasa selama 3,5 tahun, tidak seperti bangsa Belanda. Kisah Prabu Jayabaya, Raja Kediri Pencipta Ramalan Jayabaya yang Melegenda Meski demikian, ada ramalan Prabu Jayabaya yang hingga kini belum terjadi namun tetap diyakini sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya orang Jawa.

Dalam ramalan itu, Prabu Jayabaya percaya bahwa akan ada masa di mana Indonesia dipimpin oleh seorang Ratu Adil yang akan membawa Tanah Air menuju kemakmuran.

Dalam buku "Ramalan Jayabaya, Indonesia Masa Lampau, Masa Kini, dan Masa Depan" karangan Suwidi Tono disebutkan gambaran ciri-ciri yang menandai masa dimana 'Ratu Adil' tersebut akan segera tiba. Datangnya sang Ratu Adil menurut ramalan Jayabaya yakni ditandai gunung-gunung yang akan meletus, bumi berguncang, laut dan sungai akan meluap.

Sosok Ratu Adil yang dimaksud adalah Satrio Piningit. Ratu Adil akan muncul di masa penuh penderitaan, masa penuh kesewenang-wenangan, masa ketidakadilan, orang-orang licik akan berkuasa dan yang baik akan tertindas. Setelah masa yang paling berat itu, diramalkan akan datang zaman baru, zaman penuh kemegahan dan kemuliaan, zaman keemasan bagi Nusantara.

Ratu Adil (Satria Piningit) merupakan mitologi yang mengatakan bahwa akan datang seorang pemimpin yang akan menjadi penyelamat, ia akan membawa keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Kata kunci Ramalan Jayabaya diyakini adalah wolak-waliking zaman (perubahan zaman). Hal itu menggambarkan kefanaan dalam kehidupan di dunia serta keniscaraan tentang pembalasan yang setimpal.

Dalam buku Ramalan Jayabaya (Bagian Akhir) Indonesia Masa Lampau, Masa Kini, dan Masa Depan, disebutkan Prabu Jayabaya memerintahkan dua pujangga, yaitu Mpu Sedah dan Mpu Panuluh untuk menyadur dan menciptakan karya sastra. Karya tersebut kemudian dikembangkan dan disebarluaskan kepada rakyat melalui tembang berbahasa Jawa.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Guru Besar Universitas...
Guru Besar Universitas Jayabaya Tekankan Pentingnya Pergeseran Paradigma dalam Hukum Kepailitan
Universitas Jayabaya...
Universitas Jayabaya Kukuhkan Ary Ginanjar Sebagai Profesor Kehormatan
Universitas Jayabaya...
Universitas Jayabaya Gelar Seminar Internasional, Wamenkum Bicara Hukum dan Perkembangan Zaman
Rekomendasi
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Infografis
Reshuffle di Ujung Pemerintahan...
Reshuffle di Ujung Pemerintahan Jokowi Berbau Kepentingan Politik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved