Sidang Bawaslu DKI Putuskan PPK Cilincing Melanggar Mekanisme Rekapitulasi Suara
Rabu, 03 April 2024 - 20:33 WIB
loading...
PPK Cilincing diputuskan melakukan pelanggaran tata cara dan mekanisme rekapitulasi hasil penghitungan suara di dapil 2 Jakarta Utara, Rabu (3/4/2024), dalam sidang Bawaslu DKI. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - PPK Cilincing diputuskan melakukan pelanggaran tata cara dan mekanisme rekapitulasi hasil penghitungan suara di dapil 2 Jakarta Utara. Putusan ini berdasarkan sidang Bawaslu DKI Jakarta , yang digelar di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Rabu (3/4/2024).
Pembacaan putusan itu disampaikan majelis anggota sidang, Sakhroji dalam sidang yang berjalan sekitar 30 menit tersebut.
"Majelis sidang memutuskan, terbukti secara sah dan meyakinkan. Terlapor melanggar tata cara, prosedur dan mekanisme proses rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kecamatan. Dan memberikan teguran kepada terlapor untuk tidak mengulangi perbuatannya," kata Sakhroji dalam proses persidangan di Kantor Bawaslu DKI.
Baca juga: Tanpa Pihak Terlapor, Bawaslu DKI Gelar Sidang Kedua Dugaan Pelanggaran Administratif
Adanya keputusan itu pun mendapatkan sambutan positif dari pengacara pelapor yang juga caleg incumbent Partai Demokrat, Neneng Hasanah, yakni Nasrullah.
"Keputusan tersebut tentunya membuat kami senang. Hal itu semakin menegaskan bahwa bukti dokumen dan materi yang kami sampaikan diterima oleh majelis sidang," ujar pria yang akrab disapa Nas itu.
Dia mengatakan, keputusan Bawaslu DKI yang memutuskan adanya pelanggaran administrasi akan menjadi modal awal bagi pelapor untuk proses selanjutnya di Mahkamah Konstitusi (MK).
Pembacaan putusan itu disampaikan majelis anggota sidang, Sakhroji dalam sidang yang berjalan sekitar 30 menit tersebut.
"Majelis sidang memutuskan, terbukti secara sah dan meyakinkan. Terlapor melanggar tata cara, prosedur dan mekanisme proses rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kecamatan. Dan memberikan teguran kepada terlapor untuk tidak mengulangi perbuatannya," kata Sakhroji dalam proses persidangan di Kantor Bawaslu DKI.
Baca juga: Tanpa Pihak Terlapor, Bawaslu DKI Gelar Sidang Kedua Dugaan Pelanggaran Administratif
Adanya keputusan itu pun mendapatkan sambutan positif dari pengacara pelapor yang juga caleg incumbent Partai Demokrat, Neneng Hasanah, yakni Nasrullah.
"Keputusan tersebut tentunya membuat kami senang. Hal itu semakin menegaskan bahwa bukti dokumen dan materi yang kami sampaikan diterima oleh majelis sidang," ujar pria yang akrab disapa Nas itu.
Dia mengatakan, keputusan Bawaslu DKI yang memutuskan adanya pelanggaran administrasi akan menjadi modal awal bagi pelapor untuk proses selanjutnya di Mahkamah Konstitusi (MK).
Lihat Juga :